PSI Bulukumba Gelar Kursus Politik Generasi Milenial

Tomy Satria Yulianto yang juga hadir dalam pendidikan politik itu menyampaikan bahwa Parpol adalah pilar demokrasi

PSI Bulukumba Gelar Kursus Politik Generasi Milenial
HANDOVER
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bulukumba membuka kursus politik untuk pengurus dan kaum milineal di Bulukumba di Hotel Fajarku, Jl.Jenderal Sudirman, Bulukumba, Sabtu-Minggi (8-9/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bulukumba membuka kursus politik untuk pengurus dan kaum milineal di Bulukumba di Hotel Fajarku, Jl.Jenderal Sudirman, Bulukumba, Sabtu-Minggi (8-9/9/2018).

Dalam kursus tersebut mengusung tema "Politik untuk Kemanusiaan". Menurut Ketua PSI Bulukumba Muh Asri Pato menyampaikan bahwa pelatihan tersebut untuk para pengurus dan khusnya para pengurus yang milineal di Bulukumba.

Tujuannya agar mereka paham tangganggungjawab di partai tersebut di Kabupaten Bulukumba. Dan dalam Pemilu 2019 murni berpolitik untuk kemanusiaan bukan untuk kekuasaan.

" Karena apabila orang memiliki Kemanusiaan yang mendalam otomatis Masyarakat akan memberikan dukungan sehingga kekuasaan akan ikut dengan sendirinya," lata Asri Pato.

Diungkap juga bahwa dalam pendirian DPD PSI Bulukumba memiliki banyak tantangan yang dihadapi, sehingga kedepan diharapkan Pengurus maupun Bacaleg PSI memiliki rasa kemanusiaan yang mendalam yang pro rakyat agar PSI Bulukumba dapat bertahan dalam jangka panjang.

Sementara Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto yang juga hadir dalam pendidikan politik itu menyampaikan bahwa Parpol adalah pilar demokrasi, rekrutmen elit politik harus melalui Parpol sehingga suka tidak suka berkembangnya Demokrasi bergantung pada Perkembangan Parpol yang ada.

"Dalam berpolitik jangan pernah merasa sebagai caleg hanya untuk memenuhi kuota kursi yang ada, namun kita harus meyakinkan bahwa kita adalah orang yang bisa untuk membawa aspirasi bagi Masyarakat," harapnya.

Masuk dalam instrumen Politik membutuhkan energi yang besar, dan energi tersebut hanya dimiliki oleh anak muda yang saat ini masuk dalam Bacaleg PSI untuk itu agar PSI dapat tetap eksis maka harus melakukan sosialisasi door to door kepada masyarakat, kata Tomy. (*)

Foto- Suasana pendidikan politik untuk kaum milineal PSI Bulukumba.

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved