JYSK Hadir di Mal Nipah, Gerai Resmi Kedua di Makassar

Setelah hadir di Mal Panakkukang, kini JYSK hadir di Mal Nipah Jl Urip Sumoharjo Makassar, Minggu (9/9/2018).

JYSK Hadir di Mal Nipah, Gerai Resmi Kedua di Makassar
HANDOVER
Head of Corporate and Marketing Communications OT Group Harianus Zebua

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kebutuhan akan furnitur semakin berkembang seiring dengan pertumbuhan jumlah apartemen, perumahan, dan peningkatan daya beli masyarakat di Indonesia.

Ini membuat retail furnitur asli Denmark, JYSK terus ekpansi ke Indonesia. Setelah hadir di Mal Panakkukang, kini JYSK hadir di Mal Nipah Jl Urip Sumoharjo Makassar, Minggu (9/9/2018).

Head of Corporate and Marketing Communications OT Group Harianus Zebua, yang merupakan mitra JYSK di Indonesia menuturkan, pemilihan Makassar sebagai kota pertama di luar Jawa untuk pembukaan gerai JYSK, dikarenakan Makassar memiliki pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, khususnya di sektor properti seperti perumahan, apartemen, hotel, dan pusat belanja.

Bersamaan dengan penambahan gerai JYSK di Indonesia, JYSK secara konsisten menghadirkan konsep dan desain Scandinavian style yang minimalis di seluruh gerainya.

Pengunjung mengamati aneka koleksi produk dalam pembukaan JYSK Cabang Makassar di lantai 2 Mal Panakkukang Makassar, Jumat (18/5/2018). JYSK hadir dengan konsep dan desain Scandinavian Style yang minimalis dengan aplikasi warna-warna pastel yang lembut, tidak terpaku pada warna monokrom.
Pengunjung mengamati aneka koleksi produk dalam pembukaan JYSK Cabang Makassar di lantai 2 Mal Panakkukang Makassar, Jumat (18/5/2018). JYSK hadir dengan konsep dan desain Scandinavian Style yang minimalis dengan aplikasi warna-warna pastel yang lembut, tidak terpaku pada warna monokrom. (Muhammad abdiwan/tribun-timur.com)

"Konsep desain Skandinavia diwujudkan dalam style minimalis dan bersih. Hal ini dipresentasikan melalui aplikasi warna pastel yang lembut, tidak hanya terpaku pada warna monochrome seperti hitam, abu-abu, dan putih saja,” kata Harianus di sela launching.

JYSK didukung keunggulan produk furnitur yang menawarkan desain dalam konsep value- function-instyle.

Tren pemilihan furnitur kini bukan hanya sekedar terbatas sebagai pengisi rumah, namun juga pada penekanan high value, dalam pengertian harga yang terjangkau namun tetap stylish dan multifungsi.

"JYSK merupakan retail chain furnitur PERTAMA di Indonesia yang memperkenalkan konsep scandinavian style, yang menurut kami cocok dengan tren desain properti di Indonesia terutama di kota besar, yang cenderung minimalis dengan area terbatas, untuk wilayah Makassar, JYSK Indonesia rencananya akan ada 3 hingga 4 toko,” katanya.

Dengan luas 1.271 m2, JYSK Indonesia Mal Nipah merupakan toko terbesar di JYSK Indonesia yang menawarkan 10 kategori keperluan rumah bergaya minimalis yang modern dan kualitas tinggi, cocok dengan gaya perumahan dan selera masyarakat Indonesia terhadap furnitur.

Produk JYSK tersedia dalam 3 level harga, yaitu Basic (get a good product for a good price), Plus (get extra comfort and quality) dan Gold (get the absolute best quality that money can buy).

Kelebihan lain yang diusung JYSK Indonesia dan berbeda dari Scandinavian furniture store lainnya adalah adaptasi produk-produk JYSK terhadap kebutuhan masyarakat Indonesia dan upaya untuk menghadirkan kehangatan dalam keluarga yang dapat dilihat pada mood picture yang digunakan untuk mempresentasikan setiap produk yang dijual di JYSK.

Selain dari produk yang berkualitas, JYSK Indonesia juga merupakan toko konsep pertama yang memiliki sudut inspirasi dalam penataan interior rumah bagi konsumen.

"Serta memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan (easy shopping experience) melalui layanan full services serta talented employees yang siap membantu konsumen dari mulai konsultasi, pengiriman hingga pemasangan serta store layout yang memudahkan dalam mencari segala sesuatu yang dibutuhkan konsumen," katanya. (*)

Head of Corporate and Marketing Communications OT Group Harianus Zebua.

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help