BPJS Kesehatan: Sulsel Kekurangan 286 Dokter

Namun bila memakai rasio 1:5.000 antara dokter dan pasien, Sulsel belum memenuhi rasio tersebut.

BPJS Kesehatan: Sulsel Kekurangan 286 Dokter
TRIBUNNEWS.COM/JEPRIMA
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Peraturan Presiden Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 12 tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan telah diterbitkan pada 1 Maret 2016.

Salah satu yang diatur yakni rasio dokter dibanding peserta yakni 1:5.000 dengan distribusi yang lebih merata agar layanan kepada masayarakat menjadi lebih baik.

Bagaimana di Sulsel? Deputi Direksi BPJS Kesehatan Sulselbartramal, I Made Puja Yasa yang ditemui belum lama ini menuturkan, di Sulsel ada sekitar 9,4 juta jiwa, dimana sekitar 7,9 juta jiwa sudah tercover layanan JKN-KIS.

"Artinya sudah 84 persen masyarakat Sulsel yang terjamin kesehatannya. Terkait jumlah dokter, tercatat di angka 1.262 dokter dengan jumlah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebanyak 860 unit," katanya.

Baca: BPJS Kesehatan akan Benahi Tiga Hal ini Fase Kedua Uji Coba Rujukan Online

Namun bila memakai rasio 1:5.000 antara dokter dan pasien, Sulsel belum memenuhi rasio tersebut.

"Rasio di Sulsel baru 1:6.106, berarti Sulsel masih butuh sekitar 286 untuk memenuhi rasio yang ditentukan oleh Kementeria Kesehatan," kata Puja sapaanya.

Namun, khusus di Makassar, rasio tersebut sudah terpenuhi. Mengingat jumlah FKTP dan dokter didomunasi di Makassar.

"Hal inilah yang kita akan carikan solusi bersama. Bagaimana pemerarataan fasilitas kesehatan dan dokter di Sulsel bisa tercover sesuai kepadatan penduduk," katanya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Bachtiar Baso membenarkan hal tersebut.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved