Anggota DPRD Makassar Dirundung 2 Masalah Ini

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar sedang dirundung masalah.

Anggota DPRD Makassar Dirundung 2 Masalah Ini
dok tribuntimur.com
DPRD Makassar 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar sedang dirundung masalah.

Pertama, sejumlah legislator diperiksa atas dugaan menerima fee atau uang jasa sebesar 30 persen dari camat dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar belum lama ini.

Kasus tersebut kini ditangani penyidik Bareskrim Mabes Polri.

Dugaan pemotongan fee 30 persen dana kegiatan sosialisasi dan penyuluhan tahun anggaran 2017 lalu, itu juga telah menggiring 11 nama anggota DPRD Makassar sebagai saksi dan sudah diperiksa.

Baca: Sudah 11 Anggota Dewan Diperiksa Mabes Polri Terkait Kasus Fee 30 Persen Pemkot Makasasr

Kasus fee 30 persen yang ditandatangani penyidik Bareskrim Mabes Polri merupakan pelimpahan penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel.

Sejak kasus itu bergulir, baik penyidik Polda maupun Mabes Polri, belum menetapkan seorang pun sabagai tersangka.

Padahal, dalam kasus fee 30 persen itu, penyidik Polda Sulsel sebelumnya telah memeriksa 24 saksi.

Termasuk Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto.

Kedua, selain kasus fee 30 persen dari camat dan SKPD lingkup Pemkot Makassar, kasus penyimpangan anggaran reses diduga fiktif juga dalam radar Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar.

Baca: Berkas Tersangka Korupsi Dana Kementerian Rp 1,4 M Dilimpahkan ke Pengadilan

Bahkan penyidik kejaksaan sudah menjadwalkan agenda pemanggilan terhadap Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Makassar Adwi Awan Umar terkait kasus dugaan penyimpangan anggaran reses fiktif legislator Makassar tahun 2015-2016 lalu.

Terkait rencana penyidik kejaksaan memanggil Sekwan Makassar, Kasubag Humas DPRD Makassar Andi Taufiq Natsir mengaku belum mendapat informasi.

"Soal itu (pemanggilan) saya belum dapat kabar. Namun sampain saat ini belum ada pemeriksaan," kata Taufiq di Makassar, Minggu (9/9/2018).(ziz)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved