Ambil Tabung di Maros, Warga Bone Jual Gas Elpiji 3 Kg Hingga Rp 30 ribu

Saat tiba di Bone, gas dijual kisaran Rp 30 ribu per tabung. Padahal harga normal, kisaran Rp 17 ribu per tabung.

Ambil Tabung di Maros, Warga Bone Jual Gas Elpiji 3 Kg Hingga Rp 30 ribu
ansar/tribun-timur.com
Warga Dusun Carima, Desa Carima, Kahu, Kabupaten Bone, Usman (49), dipergoki oleh tim Resmob Polres Maros, membeli tabung gas 3 kilogram di pangkalan PT Alatengae, Pakalli, Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (9/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Seorang Dusun Carima, Desa Carima, Kahu, Kabupaten Bone, Usman (49), mengaku sudah dua kali ke PT Alatengae membeli tabung gas, Minggu (9/9/2018).

Kali pertama mengambil gas, Usman mengangkut 83 tabung dari Bantimurung ke Bone dengan mengunakan mobil pick up.

Setelah habis, Usman kembali mengambil 53 tabung dan ditangkap oleh Polres.

"Saya baru dua kali mengambik tabung gas di Maros. Kalau bawa sapi dari Bone ke Makassar, pulangnya saya singgah ambil gas di Bantimurung," kata Usman

Hal itu dikatakan Usman saat dipergoki oleh tim Resmob Polres Maros dipangkalan PT Alatengae, jalan Poros Bantimurung, Pakalli, Bantimutung.

Usman mengaku hanya disuruh oleh bosnya yang ada di Bone.

Usman nekat mengambil gas di Maros, lantaran keuntungannya belasan ribu per tabung.

Saat tiba di Bone, gas dijual kisaran Rp 30 ribu per tabung. Padahal harga normal, kisaran Rp 17 ribu per tabung.

"Ada bos saya di Bone. Dia yang menyuruh saya. Saya hanya sopir saja bukan pengusaha," kata Usman.

Usman mengaku menyesal mengambil gas di Bantimurung. Dia nekat mengangkut gas lantaran tidak mengetahui, perbutannya termasuk pelanggaran.

"Kalau kita anak buah, kalau disuruh, kita kerjakan. Saya tidak tahu, kalau itu pelanggaran. Saya kapok," katanya.

Penulis: Ansar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved