Rupiah Melemah, Pembeli Emas Marak di Makassar, Begini Komentar Akademisi

Tidak sampai di situ, warga Makassar tercatat aktif mengunjungi PT Antam dan PT Pegadaian di Makassar.

Rupiah Melemah, Pembeli Emas Marak di Makassar, Begini Komentar Akademisi
dok tribuntimur.com
Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unhas, Prof Marzuki DEA 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Menguatnya kurs dolar pekan ini membuat warga kelihatan panik.

Beberapa dari mereka bergerak cepat, membeli dolar di Money Changer.

Tidak sampai di situ, warga Makassar tercatat aktif mengunjungi PT Antam dan PT Pegadaian di Makassar.

Menanggapi hal tersebut, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unhas, Prof Marzuki DEA melihat ini respon masyarakat yang semakin khawatir dengan perkembangan nilai tukar yang terjadi.

“Melihat situasi terakhir, banyak yang mengindikasikan akan adanya krisis. Sehingga masyarakat yang memiliki kelebihan uang, akan memilih untuk mengamankan uangnya dalam bentuk barang berharga emas yang memang paling aman,” katanya, Sabtu (8/9/2018).

Baca: Kurs Dollar Menguat, Warga Makassar Borong Emas Antam

Di samping itu juga, emas dapat memperoleh untung jika pandai dalam mengelolanya.

“Indikasi permintaan emas yang besar dalam situasi adanya gejala krisis tersebut secara historis mulai menunjukkan kurang percayanya masyarakat kepada pengelola ekonomi atau pemerintah,” kata Prof Marzuki.

Jika gejala ini terus berlangsung, maka perkiraan krisis akan menjadi nyata.

Pakar Ekonomi Unhas lainnya, Prof Hamid Paddu menilai ada banyak cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk menginvestasikan uangnya.

Ada yang membeli emas, membeli tanah, deposito, saham, valuta asing, hingga menabung.

Baca: Pembeli Emas di Pegadaian Naik 10 Persen Pekan Ini

“Sekarang dolar mentok, nah kita lihat sediri setelah itu turun. Ketika dolar turun, kemungkinan emas akan naik. Makanya, masyarakat cepat membacanya. Saya rasa ini normal saja. Pilihan masyarakat tepat,” Hamid.

Banyak pilihan investasi, namun kenapa banyak memilih emas.

“Emas itu invetasi yang nilainya stabil naik. Bila dibandingkan dengan set lainnya saat ini, yah investasi emas memang paling baik,” katanya.(*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help