Porda Sulsel 2018

Dana Hanya Rp 2 Juta, Cabor Bulutangkis Gowa Ancam Mundur dari Porda

Pihak PBSI Gowa seperti dikatakan HM Natsir Maudu selaku manager cabor bulutangkis mengaku akan mundur dari rencana mengutus atletnya.

Dana Hanya Rp 2 Juta, Cabor Bulutangkis Gowa Ancam Mundur dari Porda
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Tim Cabor Bulutangkis Gowa terancam tak mengikuti Porda Pinrang yang akan dilangsungkan pada 23 September mendatang.

Hal itu disuarakan para pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Gowa yang ditunjuk menangani persiapan atlet bulutangkis untuk Porda Pinrang.

Pihak PBSI Gowa seperti dikatakan HM Natsir Maudu selaku manager cabor bulutangkis mengaku akan mundur dari rencana mengutus atletnya.

Alasannya, karena dana untuk akomodasi dan latihan atlet tidak memadai.

Baca: Dispora Gowa Kirim 155 Atlet ke Porda Sulsel di Pinrang

"Kami berencana mengundurkan diri karena anggaran yang disiapkan untuk bulutangkis tidak sesuai dengan kebutuhan atlet," ujarnya, Sabtu (8/9/2018).

Menurutnya, selain kebutuhan makan dan minum, dana yang digunakan para atlet selama pelatihan tentu harus diperhitungkan.

Apalagi selama latihan para atlet menggunakan dana pribadi para pengurus yang sudah mencapai Rp 20 jutaan.

"Perlu dipikirkan bahwa cabor bulutangkis ini membutuhkan kesiapan fasilitas lainnya untuk atlet seperti raket dan bola selain makan minum atlet selama latihan. Dan sekarang untuk menuju Porda, atlet hanya dialokasi anggaran dari Dinas Pemuda Olahraha sebesar dua juta rupiah," katanya lagi.

"Makanya kami di cabor bulutangkis pesimis saja sehingga kami malah mau mengusulkan untuk mundur dari pengutusan atlet ke porda,"ucap Natsir Maudu yang juga Kabid Pendanaan PBSI Kabupaten Gowa.(*)

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved