Bertetangga dengan Anak Kurang Gizi, Begini Penjelasan Kades Bontonyeleng Bulukumba

Ia menceritakan, ibu korban yang diketahui bernama Itte, menikah sejak tahun 2008. Pernikahan Itte tersebut sebelum ia menjadi seorang kades.

Bertetangga dengan Anak Kurang Gizi, Begini Penjelasan Kades Bontonyeleng Bulukumba
firki/tribunbulukumba.com
Kepala Desa (Kades) Bontonyeleng, Baharuddin 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kepala Desa (Kades) Bontonyeleng, Baharuddin, angkat bicara terkait terkait pememuan anak kurang gizi yang berada sekitar 200 meter dari rumahnya.

Anak tersebut bernama Derby (10 tahun), warga Dusun Seka, Desa Bontonyeleng, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Keberadaan Derby pertama kali ditemukan oleh salahseorang pengurus Forum Jurnalis Selatan (FJS), Irwansyah, Kamis (6/8/2018).

Baharuddin menjelaskan, dituding bahwa dirinya tak mengurus anak tersebut, sungguh sangatlah tidak benar.

Ia menceritakan, ibu korban yang diketahui bernama Itte, menikah sejak tahun 2008. Pernikahan Itte tersebut sebelum ia menjadi seorang kades.

"Saya belum jadi kades waktu itu. Ibu anak ini ada riwayat kelainan jiwa kodong. Jadi saya paksa orang yang hamili itu untuk menikahinya, beberapa bulan kemudian ia melahirkan. Tapi kondisi anak ini sudah tidak normal sejak lahir," jelasnya kepada TribunBulukumba.com.

Setelah ia menjadi kades di tahun 2014, barulah ia mengusahakan untuk anak tersebut agar mendapat perawatan medis dari puskesmas.

Menurutnya, petugas puskesmas selalu datang mengunjungi dan mengecek kondisi Derby, hingga Derby mulai membaik.

Baharuddin mengaku telah menjelaskan hal ini kepada Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto.

"Saya berterima kasih kepada orang yang sempat mengulurkan tangannya kepada Derby, karena keluarga ini memang membutuhkan bantuan. Namun saya tegaskan, keliru jika dikatakan saya melakukan pembiaran," jelasnya.

Tahun 2019 mendatang, Baharuddin mengaku telah mengusulkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk memperbaiki rumah keluarga tersebut.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved