Wakil Ketua KPPU Sosialisasikan Fokus Kerjanya di Makassar

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Perwakilan Makassar mengadakan acara Forum Jurnalis

Wakil Ketua KPPU Sosialisasikan Fokus Kerjanya di Makassar
FADHLY
Wakil Ketua KPPU RI, Ukay Karyadi (kiri) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Perwakilan Makassar mengadakan acara Forum Jurnalis di Gedung Keuangan Negara II Jl Urip Sumoharjo Makassar, Jumat (7/9/2018).

Hadir Wakil Ketua KPPU RI, Ukay Karyadi. Dalam penyelasan awalnya, tujuan dari acara ini selain untuk perkenalan Anggota Komisi KPPU periode 2018-2023 dengan rekan-rekan jurnalis sekaligus juga untuk memaparkan program kerja Anggota KPPU periode 2018-2023.

Adapun sembilan Anggota Komisi periode 2018-2023 yaitu, Kurnia Toha (Ketua KPPU), Ukay Karyadi (wakil ketua KPPU) dan para anggota KPPU yaitu, Afif Hasbullah, Chandra Setiawan, Dinni Melanie, Guntur Syahputra Saragih, Harry Agustanto, Kodrat Wibowo, dan Yudi Hidayat.

KPPU, sesuai dengan tugas dan fungsinya senantiasa memantau berbagai isu sektoral yang mencakup kebutuhan masyarakat luas termasuk isu di sektor pangan. Pengawasan KPPU terhadap sektor pangan merupakan salah satu prioritas utama.

“Sesuai dengan tugasnya, KPPU dapat melaksanakan pengawasan baik di sektor pangan maupun non-pangan. Saat ini KPPU sudah memetakan komoditas yang penting dan strategis, rantai distribusi pangan dari produsen sampai ke konsumen, serta mengidentifikasi pelaku usaha yang menguasai pasar dan mempunyai potensi abuse of dominant," kata Ukay.

Dalam acara forum jurnalis tersebut KPPU memaparkan juga sembilan komoditas pangan yang penting dan perlu pengawasan yang intensif yaitu komoditas beras, daging sapi, daging ayam, telur, gula, bawang merah, bawang putih, garam, dan tepung terigu.

 Pengawasan dilakukan dengan berbagai cara salah satunya adalah dengan kegiatan focus group discussion (FGD), yaitu dengan menghadirkan stakeholder dan pemerintah untuk duduk bersama membicarakan masalah yang sedang dihadapi terkait komoditas-komoditas tersebut.

Selain itu KPPU juga secara intensif melakukan penelitian (research) dan atau kegiatan monitoring terhadap pasar.

“KPPU juga akan menjaga komunikasi dan kerjasama dengan kementerian atau lembaga lain, saat ini KPPU bekerjasama dengan berbagai pihak seperti Satgas Pangan POLRI, Kementerian dan Lembaga terkait pangan serta akademisi," katanya.

KPPU telah bekerjasama dengan berbagai pihak. Beberapa kementerian atau lembaga misal KPK dalam hal penegakan hukum.

Baik KPPU maupun KPK sudah saling bekerjasama untuk menegakkan hukum sesuai kompetensi masing-masing, salah satunya seperti perkara e-KTP. 

Sementara itu, terkait dengan gejolak harga di pasar, akan mempelajari gejala-gejala ekonomi yang dapat mempengaruhi pergerakan harga.

“Pergerakan harga di pasar apakah memang murni faktor ekonomi atau memang ada tindakan anti persaingan”, ujarnya.

KPPU akan melakukan penelitian yang mendalam terkait dengan rantai pasok dan lembaga pemasaran yang ada di dalamnya, hal ini penting agar KPPU dapat mendapatkan data yang holistik. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved