VIDEO: Dilapor Telah Menipu, Begini Komentar Kontraktor Asal Bulukumba Ini

Irman berencana untuk melaporkan balik pihak HM Arfah ke Polsek Ujung Bulu, dengan laporan yang serupa.

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi
TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Irman, kontraktor yang terlapor kasus penipuan di Polsek Ujung Bulu, menyayangkan aksi demonstrasi yang dilakukan Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Bulukumba, Kamis (6/8/2018).
Menurutnya, para demonstran tidak mengetahui pokok permasalahan sebelum melakukan aksinya. Bahkan ia menuding aksi tersebut telah disusupi provokator.
Irman menuturkan, dirinyalah yang seharusnya melaporkan tindak pidana penipuan dalam kasus ini.
Pasalnya, ia telah membayar angsuran sebesar Rp 500 juta, namun pihak HM Arfah tak kunjung memperlihatkan bukti kepemilikan kendaraan.

Irman berencana untuk melaporkan balik pihak HM Arfah ke Polsek Ujung Bulu, dengan laporan yang serupa.

Namun, para demonstran mengaku memiliki data yang kuat terkait kasus ini.

"Saya punya data, kami tidak melakukan analisis isu dalam mengawal suatu kasus," jelas korlap aksi, Suandi Bali.

Sekadar diketahui, Kasus dugaan penipuan ini bermula ketika Irman membeli tiga unit alat berat dari HM Arfah, yakni Eskavator, mobil Mitsubishi dan Toyota Hilux seharga Rp 900 juta.

Dalam pembelian itu disepakati pembayaran tanda jadi sebesar Rp 100 juta dengan jumlah angsuran sebesar Rp 50 juta.

Berselang beberapa bulan kemudian Irman memberikan cek kepada HM Arfah senilai Rp50 juta, namun setelah dicairkan, dana tersebut tidak mencukupi.

Merasa ditipu, HM Arfah kemudian melaporkan hal tersebut ke Polsek Ujung Bulu.

Simak videonya. (*)

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help