Tidur Pulas, Dua Jambret Asal Eremerasa Diciduk Tim T4P Polres Bantaeng

Saat dibekuk, FP sedang tertidur pulas dengan istrinya, begitupun dengan AJ yang juga sedang tidur pada rumah tersebut.

Tidur Pulas, Dua Jambret Asal Eremerasa Diciduk Tim T4P Polres Bantaeng
handover
Tim Tindak Tegas Terukur Terpercaya Professional (T4P) Polres Bantaeng kembali membekuk dua pelaku jambret yang kerap beraksi di wilayah hukum Polres Bantaeng. 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Tim Tindak Tegas Terukur Terpercaya Professional (T4P) Polres Bantaeng kembali membekuk dua pelaku jambret yang kerap beraksi di wilayah hukum Polres Bantaeng.

Rilis yang diterima TribunBantaeng.com, Jumat (7/9/2018), keduanya adalah FP dan AJ yang merupakan warga Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Polisi mengetahui keberadaan mereka, lalu membekuk keduanya di Dapoko, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng.

Penangkapan dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Bantaeng, Iptu Asian Sihombing. Saat dibekuk, FP sedang tertidur pulas dengan istrinya, begitupun dengan AJ yang juga sedang tidur pada rumah tersebut.

Berdasarkan hasil interogasi, FP mengakui bahwa pernah menjambret di Lamalaka, Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng, bersama dengan AJ.

Tas yang dijambret itu berisi HP Samsung biasa dan HP Samsung J1. Sedangkan tas dibuang pada areal persawahan.

Baca: Demi Uang Cicilan Motor, Warga Palopo Ini Nekat Menjambret

Baca: Belajar Jambret di Media Sosial, Dua Pemuda Lulusan SMA Dibekuk Polres Maros

Keduanya juga mengakui bahwa pernah menjambret di Kampung Tino Toa, Kecamatan Bissappu, Bantaeng.

Mereka juga membeberkan, setiap melancarkan aksinya selalu berdua. Sehingga hasil penjualan serta isi tas dalam bentuk uang selalu dibagi dua.

Peran keduanya juga dibagi, ada yang membuntuti korban dan ada yang menarik tasnya. Mereka lalu janjian untuk bertemu dan membagi hasil curian.

Selain mengamankan keduanya, tim juga mengamankan beberapa barang bukti berupa satu buah hp samsung, satu unit motor Jupiter dan satu unit motor Xeon.

Kapolres Bantaeng, AKBP Adip Rojikan menjelaskan bahwa keduanya dijerat dengan pasal 365 KUH Pidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Menurutnya, keberhasilan penangkapan merupakan wujud nyata bahwa Polres Bantaeng akan terus berusaha memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat .

"Sekaligus saya menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus bekerja sama dengan Polri untuk menciptakan situasi kamtibmas dengan meniadakan segala potensi gangguan kamtibmas yang ada di sekitar kita," tuturnya.(*)

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved