Terlibat Kasus Korupsi di Bone, Kejati Sulselbar Jemput Paksa Perempuan

usai penangkapan, terpidana langsung diserahkan ke Tim Jaksa Penuntut Umum Kejari Bone untuk eksekusi.

Terlibat Kasus Korupsi di Bone, Kejati Sulselbar Jemput Paksa Perempuan
Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan menangkap seorang terpidana kasus korupsi proyek pembangunan Balai Benih dan Pembibitan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bone. 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan menangkap seorang terpidana kasus korupsi proyek pembangunan Balai Benih dan Pembibitan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bone.

Terpidana atas nama Reskianty Idris alias Debi diamankan di rumahnya di Bone, Jumat (07/09/2018) sekitar pukul 09.00 Wita.

Menurut Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar, Salahuddin, usai penangkapan, terpidana langsung diserahkan ke Tim Jaksa Penuntut Umum Kejari Bone untuk eksekusi.

"Ia adalah terpidana dari Kejari Bone. Atas dasar permintaan pencarian orang dari Kejari Bone yang kemudian ditindaklanjuti dengan surat perintah tugas untuk membantu penangkapan,"kata Salahuddin.

Surat bernomor SP. TuG-/R.4/Dsp/09/2018 tanggal 06 september 2018 menugaskan Iman Wijaya, Zulkarnaen A.L, Salahuddin , A. Usama Harun Dan Irwan Somba menjemput yang bersangkutan di rumahnya.

Tidak ada perlawanan dalam penangkapan itu. Terpidana langsung menyerahkan diri kepada petugas untuk menjalankan penahanan atau eksekusinya.

Salahuddin eksekusi penahanan Debi berdasarkan putusan Mahkamah Agung No.615/Pid.sus/2014 tanggal 26 Nopember 2014.

Dalam putusanya, ia divonis 13 bulan penjara atas kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Balai Benih dan Pembibitan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Bone tahun anggaran 2007. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved