Kotor Jelang Festival Pinisi, Turis dan Anak-anak Bira Bersihkan Pantai

Keindahan pantai tersebut nampak berkurang karena masalah sampah yang sepertinya tak ada habisnya.

Kotor Jelang Festival Pinisi, Turis dan Anak-anak Bira Bersihkan Pantai
firki/tribunbulukumba.com
Rumah Belajar Bersama (RBB) Bulukumba, melakukan bersih-bersih di kawasan Pantai Tanjung Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Rumah Belajar Bersama (RBB) Bulukumba, melakukan bersih-bersih di kawasan Pantai Tanjung Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pasalnya, pantai yang memiliki pasir putih halus bak terigu itu, kotor menjelang Festival Pinisi, salah satu festival yang masuk dalam Wonderfull Event Nasional Tahun 2018.

Keindahan pantai tersebut nampak berkurang karena masalah sampah yang sepertinya tak ada habisnya.

Beranjak dari masalah tersebut, RBB mengajak anak-anak Desa Bira untuk peduli terhadap kebersihan, dan kegiatannya sudah berlangsung belum lama ini.

Aksi bersih-bersih itu juga diikuti oleh beberapa turis asing yang berwisata di pantai yang berada sekitar 38 kilometer selatan kota Bulukumba tersebut.

"Alhamdulillah, begitu disampaikan anak-anak antusias menyambut aksi ini. Mereka sadar sebagai anak-anak pesisir yang tinggal tidak jauh dari kawasan wisata harus terlibat langsung menjaga kelestarian laut,” ujar pendiri RBB, Zulkarnain Fatwa.

Menurut pria yang akrab disapa Nain itu, kegiatan tersebut hanya dirancang dalam berapa hari.

Setelah mendapatkan respon dari anak-anak dan Dinas Pariwisata Bulukumba, pihaknya berencana menggandeng DLHK dan dua sukarewan dari Japan Internasional Cooperation Agency (JICA) yang bertugas di Bulukumba.

Menurutnya, kondisi yang terjadi di Bira memang tak lepas dari kesadaran semua pihak dalam mencintai lingkungan.

Rencananya, aksi yang sama bakal digelar relawan muda dalam rangka World Cleaning Up atau hari pembersihan dunia pada 15 September mendatang.

Aksi serentak nanti bakal melibatkan 150 negara dan 34 provinsi yang ada di Indonesia, termasuk Bulukumba yang mengambil bagian dalam menyelamatkan lingkungan.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help