Info Terbaru CPNS - Pemprov Sulbar Dapat Jatah 280 Orang, Dominasi Pendidikan dan Kesehatan

Sebanyak 280 tersebut, dikhususkan pada penerimaan tingkat provinsi untuk mengisi kekurangan pegawai.

Info Terbaru CPNS - Pemprov Sulbar Dapat Jatah 280 Orang, Dominasi Pendidikan dan Kesehatan
nurhadi/tribunsulbar.com
Kepala BKD Sulawesi Barat, Amujin 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Kabar gembira bagi putra-putri terbaik daerah yang sementara mencari lowongan pekerjaan.

Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru saja resmi diumumkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatus Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) melalui Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Rencananya akan resmi dibuka pada 19 September 2018 mendatang, artinya para calon pelamar sudah dapat mulai menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan.

Khusus Sulawesi Barat, rencananya pemerintah akan merekrut sebanyak 280 CPNS pada berbagai formasi.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Barat, Drs. Amujid, saat dikonfirmasi via telepon selular, Jumat (7/9/2018).

Baca: BKPPD Sidrap Belum Terima Jadwal Resmi Penerimaan CPNS

Baca: Daftar CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id 19 September: Ini Cara Daftar, Lokasi dan Jadwal Tes

"Alhamdulillah kepastian penerimaah CPNS sudah diumumkan oleh pemerintah pusat, Sulawesi Barat mendapat jatah 280 orang," katanya.

Amujib mengungkapkan, sebanyak 280 tersebut, dikhususkan pada penerimaan tingkat provinsi untuk mengisi kekurangan pegawai dalam beberapa tahun terakhir.

"Dari 280 yang akan direkrut, didominasi jurusan pendidikan dan kesehatan," ujarnya.

Pihaknya BKD saat ini masih sementara menguraikan formasi yang akan diterima, kemudian akan diinformasikan secara resmi kepada publik.

"Sementara kita ini uraikan buat tabulasi jurusan-jurusannya. Yang jelasnya itu dulu, akan didominasi pendidikan dan kesehatan. Kalau kabupaten mereka juga lakukan penerimaan sendiri, yang 280 ini khusus Sulbar," tuturnya.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help