Home »

News

Fakta-fakta Tentang JB, Pria Penghina Ustad Abdul Somad di Facebook, Terancam Diusir dari Riau

UAS melaporkan JB dengan dugaan pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) atas postingannya di akun Facebook

Fakta-fakta Tentang JB, Pria Penghina Ustad Abdul Somad di Facebook, Terancam Diusir dari Riau
HANDOVER
JB saat ditangkap FPI dan dibawa ke Mapolda Riau pada Rabu (5/9/2018). 

TRIBUN-TIMUR.COM-- Polda Riau menerima laporan dari Ustaz Abdul Somad (UAS) terkait postingan JB seorang warga Sukajadi, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Riau JB, Kamis (6/9/2018).

UAS melaporkan JB dengan dugaan pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) atas postingannya di akun Facebook miliknya yang menghina pribadi UAS.

JB memposting kalimat di akun facebook pada tanggal 2 September 2019 lalu. Kalimat itu dianggap tidak sepatutnya dialamatkan kepada ulama yang disebut JB sebagai perusak kerukunan beragama.

Secara resmi ketiganya datang ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (DitresKrimsus) Polda Riau.

"Ya benar, tadi pengacaranya UAS ke Krimsus untuk menyerahkan surat pengaduan," ungkap Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto yang dikutip dari Tribunpekanbaru.com.

Gambar terkait
Bakal Cawapres Sandiaga Uno mengikuti prosesi adat  Tepuk Tepung Tawar di Pekanbaru, Riau, oleh Majelis Kerapatan Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau. |instagram@sandiuno

Atas laporan ini, pihak polda Riau akan melakukan proses penyelidikan terlebih dulu.

Pemeriksaan alat bukti dilakukan juga dengan memanggil saksi-saksi dalam kasus ini termasuk pelapor.

"Kita akan panggil saksi saksi dululah," katanya.

Lebih lanjut, Polda Riau menegaskan, yang bersangkutan (JB) masih diamankan di DitresKrimsus Polda Riau.

Statusnya saat ini masih sebagai terlapor, belum menjadi tersangka.

Penghina Ustaz Abdul Somad di Facebook Diamankan FPI
Anggota FPI dan Masyarakat Adat usai menyerahkan JB (kemeja hitam) ke Ditreskrimsus Polda Riau, Rabu (5/9/2018) malam.| TribunPekanbaru/Ilham Yafiz.
Halaman
1234
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help