Bupati Gowa Ingin Masjid Syekh Yusuf Jadi Pusat Keagamaan

Bahkan imam Masjidil Haram pernah hadir menginjakkan kakinya di masjid yang terletak di Jl. Masjid Raya Gowa itu.

Bupati Gowa Ingin Masjid Syekh Yusuf Jadi Pusat Keagamaan
WA ODE NURMIN
Masjid Agung Syekh Yusuf, Gowa akhirnya diresmikan oleh Gubernur Sulsel Syahrul YL, pasca renovasi 2016 lalu, Jumat (6/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM,SUNGGUMINASA - Sejak mulai digunakan, Masjid Agung Syekh Yusuf Gowa hampir setiap minggu kedatangan ustadz-ustadz untuk kegiatan keagamaan.

Bahkan imam Masjidil Haram pernah hadir menginjakkan kakinya di masjid yang terletak di Jl. Masjid Raya Gowa itu.

Hal ini memang sudah keinginan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menjadikan masjid kebanggaan Gowa itu sebagai pusat keagamaan masyarakat Gowa.

Bahkan, Adnan sendiri mengatakan selalu siap memfasilitasi seluruh organisasi masyarakat (Ormas) Islam maupun masyarakat umum yang ingin menggunakan Masjid Agung Syekh Yusuf.

"Kami akan memberi jadwal penggunaan masjid kepada seluruh pihak yang ingin menggunakannya untuk kegiatan-kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat banyak. Baik itu kepada ormas, lembaga atau pun siapa saja yang ingin menggunakannya, paling tidak dalam setiap minggu ada kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di masjid tersebut," ujarnya, Jumat (7/9/2018).

Dari data sebelumnya, Pemkab Gowa sudah mendatangkan sejumlah ustad tanah air hingga ulama besar ke Masjid Agung Syekh Yusuf.

Di antaranya Ustad Yusuf Mansyur, Ulama Besar Timur Tengah yakni Prof Washiyullah 'Abbas dan Prof Ashim Bin Abdillah Al-Qaryuti, termasuk rencana akan mendatangkan Ustad Abdul Somad November mendatang.

Lanjut Adnan, dukungan tersebut juga sebagai komitmen awal pemerintah daerah untuk menjadikan Masjid Agung Syekh Yusuf bukan hanya sebagai tempat beribadah fardhu.

Tetapi juga menjadi tempat untuk menuntut ilmu keagamaan dengan banyak mengisi pengajian dan kegiatan keagamaan lainnya.

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help