Rupiah Melemah, Begini Curhat Pengusaha Emas di Jeneponto

Menurutnya, jika rupiah tidak kunjung menguat terhadap Dollar Amerika, maka akan berdampak pada harga emas

Rupiah Melemah, Begini Curhat Pengusaha Emas di Jeneponto
muslimin/tribunjeneponto.com
Haja Rahma (37), satu dari sekian penjual emas di pasar sentral Turatea, Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Laju kurs Rupiah berbalik menguat pada pembukaan perdagagan ke posisi Rp 14.876 per dollar setelah sempat menyentuh angka Rp 15 ribu per dollar.

Meski dampak belum begitu terasa di kalangan pengusaha yang ada di daerah, namun kurs rupiah terhadap dollar Amerika mulai mencemaskan para pengusaha daerah.

Haja Rahma (37), satu dari sekian penjual emas di pasar sentral Turatea, Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, belum merasakan dampak pelemahan rupiah itu.

"Kalau pengaruhnya terhadap penjualan belum berpangaruh kalau menurut saya, sejauh ini masih normal-normal saja karema emas yang kita jual masih ikut harga stok lama," ujar Haja Rahma kepada TribunJeneponto.com, Kamis (6/9/2018).

Baca: Haji La Tunrung AMC Ramai Pengunjung, Bukan Jual tapi Beli Dollar AS

Menurutnya, jika rupiah tidak kunjung menguat terhadap Dollar Amerika, maka akan berdampak pada harga emas yang meninggi dan berpengaruh pada tingkat penjualan.

"Kecuali kalau dollar masih tinggi pada saat kita beli stok baru, tentu harga yang akan kita jual pasti akan meninggi juga dan pasti berpengaruh juga dengan penjualan. Tapi selama ini biasanya kalau emas naik malah pembeli juga meningkat," ujarnya.

Sejauh ini, Haja Rahma mengaku mendapat omset penjualan Rp 1-2 juta per bulan.

Emas yang dijual Haja Rahma untuk kadar 700 seharga Rp 4.75 ribu per gram.

Sementara untuk jenis emas 23 seharga Rp 600 ribu per gram.(*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help