Mobil Hino Sudah Siap Gunakan Bahan Bakar B20

Bagi pelanggan Hino, dengan dimulainya bahan bakar B20 ini direkomendasikan sering mengecek kendaraannya.

Mobil Hino Sudah Siap Gunakan Bahan Bakar B20
MUH ABDIWAN
PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bekerja sama dengan PT Kumala Motor Sejahreta (KMS) menggelar Dutro Safety Driving Competition 2017 di pelataran Mall Phinisi Point (PIPO) Makassar, Sabtu (28/10/2017). 

TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR - PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) sebagai pemimpin pasar medium duty truck 18 tahu terakhir senantiasa mengikuti dan mendukung setiap kebijakan pemerintah Indonesia.

Dimana kendaraan Hino dibuat sesuai dengan spesifikasi bahan bakar yang ada di masyarakat mulai dari B10 lanjut ke B15 lalu mulai implementasi B20 atau perpaduan 20% minyak nabati dengan 80% solar.

Pemerintah telah merampungkan implementasi program mandatori biodiesel 20% (B20) secara keseluruhan terkait perluasan insentif biodiesel dari PSO (Public Service Obligation) ke non-PSO. Aturan tersebut mulai berlaku 1 September 2018 baik itu untuk bahan bakar Biosolar, Dexlite maupun Dex.

Santiko Wardoyo, Direktur Penjualan dan Promosi HMSI mengatakan, Hino sejak awal B20 dicanangkan pemerintah pihaknya sudah siap untuk menggunakan B20 dalam meminimalisir impor solar dan penghematan devisa dengan penggunaan bahan bakar nabati dari kelapa sawit.

"Untuk itu bagi customer setia Hino tidak perlu khawatir, karena Hino telah lulus uji dan siap menggunakan bahan bakar biodiesel 20 persen atau B20," kata Santiko melalui rilisnya ke Tribun Timur Makassar, Rabu (5/9).

Kendaran Hino baik itu medium duty truck Hino New Generation Ranger, light duty truck Hino New Dutro dan Hino Bus sudah siap menggunakan bahan bakar nabati dari kelapa sawit tersebut.

Bagi pelanggan Hino, dengan dimulainya bahan bakar B20 ini direkomendasikan sering mengecek kendaraannya.

Ganti filter bawah setiap 10.000 KM, bersihkan tangki bahan bakar setiap 3 bulan, dan tidak menggunakan bahan bakar lebih dari 3 bulan pengisian (jika kendaraan tersebut tidak beroperasi).

Kandungan air yang ada pada biodiesel cukup tinggi untuk itu pengurasan air yang ada di pre-fuel filter juga perlu dilakukan secara berkala pada bagian water separator (sedimentor) yang terdapat pada semua kendaraan Hino.

“Dengan pengunaan bahan bakar B20, diharapkan pengusaha maupun pengemudi truk melakukan kontrol dan perawatan yang lebih rutin, ini dibutuhkan untuk mencegah atau meminimalisir penyumbatan filter sehingga kondisi kendaraan tetap terjaga dan bisnis dapat terus berjalan," tutup Santiko.(*)

Penulis: Hasrul
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help