Kurs Rupiah Sempat di Angka Rp 15 Ribu Per Dollar, Ini Kata Penjual Elektronik di Jeneponto

Ia pun berharap agar kurs rupiah terhadap Dollar Amerika kembali normal sehingga tidak berpengaruh pada pembelian dan penjualan barang.

Kurs Rupiah Sempat di Angka Rp 15 Ribu Per Dollar, Ini Kata Penjual Elektronik di Jeneponto
dok tribuntimur.com
Ilustrasi 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Laju kurs Rupiah berbalik menguat pada pembukaan perdagagan ke posisi Rp 14.876 per dollar setelah sempat menyentuh angka Rp 15 ribu per dollar.

Meski dampak belum begitu terasa di kalangan pengusaha yang ada di daerah, namun fluktuatif kurs rupiah terhadap dollar Amerika mulai mencemaskan para pengusaha daerah.

Seperti diungkapkan Haji Alwi (45), satu dari sekian penjual barang elektronik di Pasar Sentral Turatea, Jl Pahlawan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Kamis (6/9/2018).

"Untuk dua tiga hari ini dampak rupiah terhadap dollar belum terasa karena kan stok barang kita masih pakai harga yang lama. Namun, kita juga sedikit was-was jika tidak kembali normal, karena otomatis akan berpengaruh pada harga beli dan harga jual barang," kata Haji Alwi ditemui awak TribunJeneponto.com.

Baca: Kadin Sulsel Harap Industri Kurangi Dominasi Penggunaan Dollar

Ia pun berharap agar kurs rupiah terhadap Dollar Amerika kembali normal sehingga tidak berpengaruh pada pembelian dan penjualan barang.

"Harapannya kembali normal di kisaran Rp 13-14 ribu, seperti sedia kala. Karena kalau terus melemah ini rupiah otomatis harga barang yang akan kita beli nantinya pasti naik dan pasti berpengaruh pada penjualan karena mahal," ujarnya.

Elektronik yang dijual Haji Alwi di tokonya banyak ragam, mulai dari pendingin ruangan, lemari pendingin atau kulkas, televisi dan beberapa lainnya.

"Kalau kebanyakan penjualan saat ini, itu biasanya sampai 10 pembeli per hari. Yang paling banyak dicari pembeli itu kulkas dan televisi," tuturnya.(*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved