Kadin Sulsel Harap Industri Kurangi Dominasi Penggunaan Dollar

adanya intervensi dari BI membuat pelemahan rupiah tidak setajam ketika perdagangan kemarin.

Kadin Sulsel Harap Industri Kurangi Dominasi Penggunaan Dollar
THINKSTOCK
Ilustrasi kurs dollar. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kurs rupiah kembali melemah pada penutupan perdagangan Rabu (5/9/2018). Di pasar spot, rupiah melemah tipis 0,02 persen ke level Rp 14.938 per dollar AS.

Adapun kurs tengah rupiah di Bank Indonesia merosot 0,58 persen ke level Rp 14.927 per dollar AS.

Namun, adanya intervensi dari BI membuat pelemahan rupiah tidak setajam ketika perdagangan kemarin.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Selatan menilai saat ini Indonesia harus berani mengurangi dominasi penggunaan mata uang dollar dalam transaksi perdagangan global. Langkah ini sangat strategis untuk mencapai ketahanan ekonomi dalam negeri.

Ketua Kadin Sulsel, Zulkarnaen Arief yang dihubungi, Kamis (6/9/2018) menuturkan, dalam konteks ketahanan ekonomi nasional, mengurangi dominasi dollar AS amat strategis, yakni untuk mengurangi tekanan terhadap defisit anggaran dan cadangan devisa.

"Penggunaan valuta utama selain dollar AS, dalam kegiatan ekspor-impor bukan persoalan prinsipil namun dari sisi kepentingan ekonomi Indonesia manfaatnya sangat besar karena akan membuka peluang untuk mempeluas ekspansi negara tujuan ekspor Indonesia," katanya.

Artinya, selama ini Indonesia melulu fokus pada negara tujuan yang hanya mau bertransaksi dalam dollar AS.

Di Sulsel, 10 besar komuditas impor dengan nilai tertinggi pada 2018 berturut-turut yakni, bahan bakar mineral US$ 261,11 juta dollar, gandum ganduman US$ 79,91 juta dollar, gula dan kembang gula US$ 75,95 juta dollar, mesin/peralatan listrik US$ 75,23 juta dollar, ampas/sisa industri makanan US$ 60,41 juta dollar, mesin-mesin/pesawat mekanik US$ 35.91 juta dollar, Kapal Laut US$ 26,56 juta dollar, produk keramik US$ 12,44 juta dollar, pupuk US$ 8.69 juta dollar, dan kakao/cokelat US$ 6.35 juta dollar.

Sebenarnya ada beberapa pengusaha yang merasakan dampak positif akibat tren pelemahan rupiah.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help