Jual Elpiji 3 kg ke Bone, Pengusaha di Sinjai Ini Harus Berurusan Polisi

Dia dibawa ke Mapolres Sinjai untuk menjalani pemeriksaan setelah mengangkut elpiji tiga kologram dari salah satu agen

Jual Elpiji 3 kg ke Bone, Pengusaha di Sinjai Ini Harus Berurusan Polisi
HANDOVER
Kendaraan dan tabung elpiji diperiksa polisi di Mapolres Sinjai

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Warga asal Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Rustam dibawa ke Mapolres Sinjai, Sulawesi Selatan setelah ditemukan oleh petugas membawa tabung elpiji 3 kg ke Kabupaten Bone.

Dia dibawa ke Mapolres Sinjai untuk menjalani pemeriksaan setelah mengangkut elpiji  tiga kologram dari salah satu agen di Pasar Sentral Sinjai.

Warga tersebut bernama Rustam dan rencananya akan menjulanya di Pasar Libureng Kabupaten Bone sebanyak 25 biji. Sedang tabung tersbeut dibelinya seharga Rp. 18.500 petr tabung elpiji.

Rencananya akan dijual di Desa Mario Kecamatan Libureng Kabupaten Bone. Sebab di daerah itu saat ini juga harga tabung mengalami kenaikan.

"Sementara ditahan karena aturannya tabung elpiji ukuran tiga kilogram tidak boleh dibawa ke daerah lain karena masing-masing per daerah punya kuota per kabupaten," kata Kapolres Sinjai AKBP Ardiansyah, Kamis (6/9/2018).

Di Kabupaten Sinjai sendiri saat ini tengah mengalami kekurangan tabu setiap harinya di tingkat bawah warga. Penyebabnya kata Ketua DPRD Sinjai Abd Haris karena banyak warga yang mampu ikut menikmati tabung elpiji tersebut.

Padahal sesuai aturannya elpiji ukuran tiga kilogram ini hanya bisa dinikmati oleh warga kurang mampu. Sinjai setiap harinya mendapatkan kuota elpiji ukuran tiga kilogram 6.200 lebih tabung elpiji. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help