Dollar Menguat, Apindo Sulsel Minta Pemerintah Perkuat Perekonomian Rakyat

Yusran IB Herald yang dihubungi menilai kelemahan kita karena ekspornya hampir berbanding lurus dengan impor.

Dollar Menguat, Apindo Sulsel Minta Pemerintah Perkuat Perekonomian Rakyat
sanovra/tribuntimur.com
Karyawan PT Haji La Tunrung Autorized Many Changer (AMC) melayani nasabah yang menukarkan uangnya di Jl RE. Martadinata, Makassar, Rabu (5/9). Nilai tukar rupiah (kurs) terhadap dollar Amerika Serikat terus merosot, Dollar hari ini menembus Rp 15.029 per dollar, atau level terendah sejak krisis 1998. Hari ini, mata uang Garuda ditransaksikan pada kisaran Rp 14.780 hingga Rp 14.938 per dollar AS. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kurs rupiah kembali melemah pada penutupan perdagangan Rabu (5/9/2018).

Sekretaris DPP Apindo Sulsel, Yusran IB Herald yang dihubungi menilai kelemahan kita karena ekspornya hampir berbanding lurus dengan impor.

Sehingga dampak ekspor tidak terlalu kelihatan, sumber daya alam Sulsel sangat banyak yang bisa menjadi potensi ekspor. Hanya saja belum banyak industri pengolahan yang membuat nilai tambah bagi produk di Sulsel.

"UKM kurang digalakkan untuk menjadi pengusaha ekspor, dikarenakan kemampuan dalam kemasan dan branding yang belum mampu menjadi produk yang sesuai spesifikasi negara tujuan," katanya, Kamis (6/9/2018).

Selain itu, negara tujuan atau pasar ekspor masih banyak di Asia. Hal ini perlu dibuka ke negara baru sebagai pasar seperti Eropa dan Afrika.

"Memaksimalkan produk dalam negeri sepertinya sudah harus diterapkan, seperti garam, gula dan beras yang masih impor. Yang dibutuhkan oleh kita adalah mekanisasi peralatan pertanian yang lebih modern, pengolahan garam yang lebih modern, mengganti mesin yang ada di pabrik gula di Sulsel," katanya.

Sehingga hasilnya tidak kalah dari gula impor. "Ketergantungan pada tiga bahan baku tersebut saja apabila dikurangi akan memperkuat perekonomian sulsel, serta ketergantungan import dan tentunya penguatan rupiah akan lebih baik lagi," kata Yusran sapaanya.(*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved