Rupiah Melemah, Bisnis Travel Umrah Bisa Merugi

"Secara langsung iya, karena harga paket dibuat berdasar kurs masih Rp 13.400 dan mengambil margin sekian persen,"

Rupiah Melemah, Bisnis Travel Umrah Bisa Merugi
hasrul/tribuntimur.com
Direktur Al Jasiyah Travel Service, Nurhayat menerima kunjungan Vice President Garuda Indonesia Wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua, I Wayan Supatrayasa di Kantor Al Jasiyah Travel Service Jl Toddopuli Raya Timur C2 No.5 Makassar, Senin (3/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasrul

TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR -Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar terus melemah, hingga Rabu (5/9/2018) berada diangka Rp 15.029 per dollar Amerika Serikat (AS).

Kondisi tersebut membuat pengusaha bisnis travel haji dan umrah menjadi was-was karena akan menimbulkan kerugian besar apalagi menjelang musim umrah baru 1439 H.

Sekretaris DPD Amphuri Sulampua, Nurhayat mengatakan, pelemahan rupiah akan berpengaruh langsung dengan bisnis travel haji dan umrah karena harga paket yang dijual masih di kurs Rp 13.400.

"Secara langsung iya, karena harga paket dibuat berdasar kurs masih Rp 13.400 dan mengambil margin sekian persen," kata Nurhayat saat dikonfirmasi terkait pelemahan rupiah tersebut.

"Sehinggga ketika kurs sudah sangat jauh naik maka dampaknya mengurangi margin dan terjadi lose atau kerugian karena sudah lewat limit," lanjut Nurhayat yang juga Direktur Al Jasiyah Travel Service.

Ia pun menyarankan agar pengusaha bisnis travel haji dan umrah segera melakukan penyesuaian harga paket dengan kurs saat ini karena regulasi BI harus jualan dalam kurs rupiah.(*)

Penulis: Hasrul
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help