Perwakilan Kemenhan Rl: Mahasiswa UMI Wajib Bela Negara RI

Brigjen Wahyu mengawali materinya dengan mengajak ratusan maba UMI menyanyikan lagu meraih bintang.

Perwakilan Kemenhan Rl: Mahasiswa UMI Wajib Bela Negara RI
munawwarah/tribuntimur.com
Pesantren kilat Mahasiswa Baru (Maba) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar tahun akademik 2018/2019 dilakukan secara bergelombang di pondok pesantren Darul Mukhlisin Padang Lampe Pangkep, Rabu (5/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Pesantren kilat Mahasiswa Baru (Maba) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar tahun akademik 2018/2019 dilakukan secara bergelombang di pondok pesantren Darul Mukhlisin Padang Lampe Pangkep, Rabu (5/9/2018).

Salah satu narasumber yang diundang khusus untuk hadir yaitu Kepala Perwakilan Kementrian Pertahanan RI di Sulawesi Selatan Brigjen TNI Wahyu Agung Prayitno.

Brigjen Wahyu mengawali materinya dengan mengajak ratusan maba UMI menyanyikan lagu meraih bintang.

Selanjutnya, melemparkan pertanyaan kepada mahasiswa dengan pertanyaan

Baca: Begini Doa Ketua MIUMI Sulsel untuk Nurdin-Sudirman

"mengapa suatu negara harus dipertahankan?"

Pertanyaan tersebut, kata Wahyu, menjadi penting karena masih banyak ditemukan warga negara Indonesia yang belum memiliki tanggung jawab untuk bersama membela negara.

Ia juga menegaskan tidak ada satu jaminan pun suatu negera akan berdiri aman setiap saat.

"Jumlah populasi dunia yang berlebih memiliki potensi suatu negara merebut negara lain baik secara langsung atau tidak langsung. Kemungkinan hal itu dapat terjadi di negara kita, negara lain bisa merebut negara kita yang memiliki sumber potensi demi kepentingan ekonomi," kata Wahyu.

NKRI adalah rumah tempat kita tinggal, rumah orang yang kita cintai, jika hal ini hilang maka kita akan berpisah dengan kenangan dan orang-orang yang kita cintai.

Wahyu juga menyebutkan beberapa hal yang perlu dipertahankan.

Baca: Agus Gumiwang Resmikan Asiana Soccer School di Jakarta

Seperti kedaulatan negara, ideologi, ekonomi, budaya dan sebagainya. Budaya Indonesia is the best kata Wahyu.

Staf Utama PKP Menhan RI Kolonel Sus Dr Drs. Andi Arman menambahkan, Indonesia merupakan ekuator dunia, negara yang nyaman dan memiliki potensi ekonomi dengan Sumber Daya Alama (SDA) yang melimpah.

"Karena itu kita semua harus menyadari komitmen dan tanggung jawab untuk menjaga dan membela negara kita dari berbagai ancaman baik ancaman dari dalam maupun dari luar," tutur Andi Arman.(*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved