Pengusaha Elektronik dan Bangunan di Sinjai Mulai Keluhkan Nilai Tukar Dollar

Sejumlah pengusaha di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mulai mengeluh akibat harga dolar AS terus mengalami kenaikan.

Pengusaha Elektronik dan Bangunan di Sinjai Mulai Keluhkan Nilai Tukar Dollar
samsul bahri
Aktivitas di salah satu toko elektronik di Jl Persatuan Raya Sinjai. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Sejumlah pengusaha di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mulai mengeluh akibat harga dolar AS terus mengalami kenaikan.

Para pengusaha di Sinjai mengungkapkan bahwa dengan naiknya harga dolar yang mencapai Rp 14.900 ribu per dolar AS memengaruhi harga dagangan mereka.

"Dengan naiknya harga dolar maka otomatis barang impor yang kami jual juga ikut naik dan saat itulah pelanggan kami mengeluh karena mahalnya harga itu dan kami sebagai penjual harus mengikuti harga dolar karena barang impor," kata Syamsul Rijal salah seorang pengusaha barang elektronik terbesar di Sinjai, Rabu (5/9/2018).

Diungkapkan bahwa saat ini harga barang elektronik seperti kipas angin, kulkas, tv, sound system dan sejumlah peralatan lainnya mengalami kenaikan antara Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per unit dari harga rata-rata sebelumnya. Misalnya harga Rp 2.500. 000 untuk TV saat ini mencapai Rp 2.700.000 per unit.

Hal yang sama juga dikeluhkan oleh pengusha bangunan khususnya penjual besi dan atap seng dan alminium lainnya. " Kami baru tahu kalau bahan-bahan bangunan itu impor punya setelah dolar naik dan ini yang dikeluhkan pelanggan kami karena tiba-tiba naik," kata Owner Subur Jaya Sinjai Selatan Syamsir.

Dia mengungkap bahwa baik barang elektronik maupun harga bahan bangunan keseluruhan mengalami kenaikan. (*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help