Orang Amerika Ramai-ramai Bakar Sepatu Nike, Ternyata Gegara Aksi Bersimpuh Kontroversial Atlet Ini

Orang Amerika Ramai-ramai Bakar Sepatu Nike, Ternyata Gegara Aksi Bersimpuh Kontroversial Atlet Ini

Orang Amerika Ramai-ramai Bakar Sepatu Nike, Ternyata Gegara Aksi Bersimpuh Kontroversial Atlet Ini
Colin Kaepernick, memicu gelombang protes boikot Nike di Amerika Serikat. (montase : Twitter, dailymail.co.uk, the onion) 

Sejumlah kasus penindakan polisi terhadap warga kulit hitam di AS, sempat menjadi isu utama.

Termasuk, anggapan bagaimana mudahnya polisi memberikan tindakan hukum kepada warga kulit hitam, sementara tidak bagi warga kulit putih.

Di Amerika, sempat muncul jargon berbau rasial, Black Live Matters untuk memprotes tindakan tersebut.

Untuk menyuarakan pesan masih ada ketidakadilan rasial di Amerika, Colin Kaepernick menolak untuk berdiri, saat mendengar lagu kebangsaan Amerika.

Satu Rumah Panggung Terbakar di Kampung Alekarajae Marang Pangkep

Apa Hukum Puasa 1 Muharram dan Adakah Dalilnya?

Meski punya banyak dukungan, tapi Aksi Colin Kaepernick ini membuat banyak warga Amerika lain 'panas'.

Termasuk Presiden AS, Donald Trump.

Trump bahkan terang-terangan meminta agar klub NFL memecat pemain yang melakukan selebrasi ini.

Benar saja, karena tak mau tobat, Colin Kaepernick dipecat oleh klubnya.

Tak ada klub NFL yang berani merekrutnya, meski ia adalah seorang pemain paling berbakat di olahraga khas Amerika ini.

Itulah mengapa di iklan bergambar wajah Kaepernick, Nike menulis : Percayalah pada sesuatu. Meski itu akan mengorbankan segalanya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Orang Amerika Ramai-ramai Bakar Sepatu Nike, Aksi Bersimpuh Kontroversial Atlet ini Jadi Pemicunya

Penulis: Aji Bramastra

Editor: Sakinah Sudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved