Jadi Penikmat Sabu, Mandor Kebun Kelapa Sawit di Tobadak Mamuju Tengah Dibekuk Tim Phyton

Berdasarkan pengakuan tersangka, telah konsumsi sabu sekitar tiga bulan terakhir.

Jadi Penikmat Sabu, Mandor Kebun Kelapa Sawit di Tobadak Mamuju Tengah Dibekuk Tim Phyton
handover
Mandor perusahaan kebun kelapa sawit, Rais (kiri) di Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, dibekuk Tim Phyton Polres Mamuju. 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Mandor perusahaan kebun kelapa sawit, Rais di Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, dibekuk Tim Phyton Polres Mamuju.

Kasat Narkoba Polres Mamuju, AKP Syamsuriansyah saat ditemui di ruangan kerjanya, Rabu (5/9/2018) mengatakan, tersangka Rais dibekuk atas informasi masayarakat atas keterlibatannya sebagai pengguna sabu-sabu.

"Rais memang sudah cukup lama kita incar setelah mendapat laporan, akhirnya 2 September lalu, berhasil dibekuk oleh anggota Phyton," katanya.

Baca: Tahanan di Lapas Kelas IIA Palopo Didominasi Kasus Narkoba

Baca: Miliki Sabu-sabu, Warga Masamba Luwu Utara Ditangkap Polisi

Dikatakan, Rais hanyalah seorang pengguna. Saat dibekuk, dari tangannya diamankan satu saset sabu-sabu.

"Dia hanya kunsumsi pribadi bukan pengedar, alasannya untuk menguatkan daya kerja dia," ujarnya.

Berdasarkan pengakuan tersangka, telah konsumsi sabu sekitar tiga bulan terakhir. "Awalnya dia hanya mengaku mencoba saat ada yang menawari sehingga kuat bekerja, namun karena merasa cocok, akhir dilakukan secara berulang," tuturnya.

Dikatakan, zat tersebut memang biasa digunakan para pekerja untuk menguatkan daya tahan dalam bekerja, namun hal itu tidak dibenarkan karena bertentangan dengan hukum.

"Rais dikenakan pasal 112 dan 114 KUHP tentang pemberantasan narkoba dengan tuntutan lebih dari lima tahun penjara," tuturnya.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved