Ini Perkembangan Kasus Korupsi Patung Colliq Pujie Barru

Menurut Paian, selama proses persidangan kasus patung Colliq Pujie bergulir, belasan saksi dihadirkan dan diperiksa hakim.

Ini Perkembangan Kasus Korupsi Patung Colliq Pujie Barru
akbar/tribunbarru.com
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Barru, Paian Tumanggor. 

Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Kasus korupsi patung Colliq Pujie Taman Alun-alun, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, memasuki tahap sidang putusan.

Kasus yang menyeret terdakwa Dicky Chandra, perancang patung Colliq Pujie dijadwalkan akan menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Makassar, pekan depan.

Hal ini diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Barru, Paian Tumanggor saat ditemui di Kantor DPRD Barru, Rabu (5/9/2018).

"Kasus korupsi patung Colliq Pujie sudah masuk tahap final, terdakwa Dikcy Chandra akan mengikuti sidang putusan pekan depan," kata Paian Tumanggor kepada TribunBarru.com.

Paian Tumanggor mengaku, tidak mengetahui pasti jadwal tetap sidang putusan tersebut.

"Soal jadwal pastinya saya belum tahu, yang jelas pekan depan, antara Rabu atau Kamis sidang putusannya digelar," ucapnya.

Menurut Paian, selama proses persidangan kasus patung Colliq Pujie bergulir, belasan saksi dihadirkan dan diperiksa hakim.

"Termasuk mantan Bupati Barru, AIS (Andi Idris Syukur) juga ikut bersaksi. Kalau soal isi keterangan dari AIS, jangan tanya ke saya yah," ujarnya, sembari meminta wartawan untuk konfirmasi langsung ke PN Tipikor Makassar terkait hal tersebut.

Sekadar diketahui, terdakwa Dicky Chandra perancang patung Colliq Pujie Barru yang juga Dosen UNM Makassar itu, jadi tahanan jaksa sejak 8 Maret 2018 lalu. 

Dalam kasus tersebut, Dicky diduga telah melanggar pasal 2 ayat 1, subsider pasal 3, junto pasal 15, junto pasal 18 ayat 1 UU no 31 tahun 1999, junto UU 20 tahun 2001, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Dugaan kerugian negara dalam kasus itu sebesar Rp 714 juta.

Penulis: Akbar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved