Pemilu 2019

Bawaslu Soppeng Minta Caleg Tak Manfaatkan Pilkades

Salah satu yang menjadi perhatian serius yaitu, potensi kerawanan bacaleg memanfaatkan momentum pilkades.

Bawaslu Soppeng Minta Caleg Tak Manfaatkan Pilkades
HANDOVER
Anggota Bawaslu Soppeng Abdul Jalil.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sudirman

TRIBUN-TIMUR.COM,SOPPENG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Soppeng akan tetap memantau seluruh bacaleg selama tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Apalagi ada 33 desa di Soppeng, yang akan menggelar Pilkades pada 7 November.

"Tahapan pileg dan pilkades beririsan. Bawaslu Soppeng tidak melakukan pengawasan di pilkades, namun secara berjenjang mengawasi tahapan pemilu," ujar anggota Bawaslu Soppeng Abdul Jalil.

Selain itu, Bawaslu Soppeng juga telah menggelar rapat bersama Panwascam se Kabupaten Soppeng.

Baca: Jelang Pilkades Serentak, 33 Desa di Soppeng Telah Bentuk PPKD

Salah satu yang menjadi perhatian serius yaitu, potensi kerawanan bacaleg memanfaatkan momentum pilkades.

"Bacaleg bisa saja memanfaatkan momen pilkades, untuk mendulang suara dengan membangun kontrak politik terhadap calon kades," ujar Abdul Jalil yang juga kader PMII Pinrang.

Sehingga bisa menopang materi atau bentuk lain, guna mengumpulkan suara pada pilkades nanti.

Kontrak yang dibangun yaitu dengan mendrop semua suara yang diperoleh pada pilkades, untuk salah satu caleg pada 17 April.

Baca: Pengadaan Pakaian Empat Legislator PAW Soppeng Capai Rp. 60 Juta

“Bawaslu kabupaten mengintruksikan kepada Panwaslu kecamatan untuk tetap on the track dalam mengawasi setiap tahapan," tambah Jalil.

Apabila berkaitan dengan Pemilu yang melekat pada pilkades, maka wajib untuk melakukan penelusuran dan penindakan.(*)

Penulis: Sudirman
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved