Pemkab Luwu Utara Serius Tagani Penetapan Batas Desa

Penetapan batas desa ini menjadi sangat penting mengigat masih banyak konflik batas desa.

Pemkab Luwu Utara Serius Tagani Penetapan Batas Desa
chalik mawardi/tribunlutra.com
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani 

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan dianggap sebagai salah satu daerah yang serius dan punya komitmen melaksanakan Permendagri Nomor 45 tahun 2016 tentang Penegasan dan Penetapan Batas Desa.

Anggapan dari pusat itu dibeberkan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, Selasa (4/9/2018). Sekaitan dengan Permendagri Nomor 45, Pemkab Luwu Utara telah melakukan Launching Implementasi Permendagri Nomor 45 Tahun 2016 tentang Penegasan dan Penetapan Batas Desa/Kelurahan pada 28 Februari 2018 lalu.

"Sebulan setelahnya, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden berkunjung khusus ke Luwu Utara. Pada kunjungan tersebut mereka menilai bahwa Luwu Utara dapat menjadi pionir atau kabupaten pelopor di Sulsel bahkan Indonesia dalam hal pembentukan gugus tugas reforma agraria dan itu kita buktikan dengan penetapan gugus tugas reforma agraria dan penetapan tapal batas desa atau GT RA-PTBD," jelasnya.

Baca: Bupati Indah Sebut Lahan Bersertifikat di Luwu Utara Masih Rendah

Baca: Pagi Ini Bupati Indah Lepas Kontingen Popda Luwu Utara

Gugus tugas, lanjutnya, adalah penggabungan antara dua kebijakan penting yaitu reforma agraria dan penetapan dan penegasan batas desa.

Dimana agenda reforma agraria yang termuat dalam RPJMD Luwu Utara tahun 2016-2021 sebagai isu prioritas nasional yang relevan dengan pembangunan daerah.

"Luwu Utara merupakan daerah yang memiliki luas wilayah terluas di Sulsel. Persoalan pertanahan di daerah ini masih cukup besar," tuturnya.

Sedangkan agenda penetapan dan penegasan batas desa menjadi prioritas pemerintah agar setiap desa memiliki dasar yang kuat dalam melakukan perencanaan pembangunan.

"Penetapan batas desa ini menjadi sangat penting mengigat masih banyak konflik batas desa. Begitu juga desa yang wilayahnya masuk dalam kawasan," katanya.(*)

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved