Liga 1 Indonesia

Pelatih Klub di Liga 1 Indonesia Banyak yang Berganti, Widodo Cukup Konsisten

Di antara deretan nama-nama tersebut, kiprah Widodo Cahyono Putro bersama Bali United cukup menonjol dan konsisten.

Pelatih Klub di Liga 1 Indonesia Banyak yang Berganti, Widodo Cukup Konsisten
Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra (kiri) dan pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez. (IST/ kolase tribun-timur.com) 

Di antara deretan nama-nama tersebut, kiprah Widodo Cahyono Putro bersama Bali United cukup menonjol dan konsisten.

Pelatih berlisensi A AFC itu menangani tim Serdadu Tridatu sejak 2017.

Musim lalu, Widodo berhasil membawa timnya menjadi runner up Liga 1 2017.

Musim ini, hingga pekan 20, Bali United masih berada dalam trek merebut titel juara dengan berada di peringkat ketiga klasemen sementara, selisih tiga poin dari sang pemuncak, Persib Bandung.

"Permainan berkembang terus, sepak bola berkembang terus, ilmu kepelatihan juga harus terus berkembang. Jika melihat tabel klasemen, Widodo memiliki kualitas untuk bersaing dengan pelatih asing," ungkap Direktur Teknik PSSI, Danurwindo seperti dikutip dari rilis yang diterima awak Tribun.

Selain Widodo, ada kiprah Aji Santoso bersama Persela Lamongan. Kendati berada di peringkat 9 klasemen sementara hingga pekan 20, namun kegemaran Aji menggunakan pemain muda pantas diberikan kredit.

Arif Satria (23 tahun), Ahmad Subagja Basith (22 tahun), Birrul Walidain (23 tahun) dan Fahmi Al Ayyubi (23 tahun) adalah deretan pemain muda yang cukup banyak mendapatkan menit bermain dari sang pelatih.

Baca: Tahu Banyak Tentang Persib Bandung, Bek Hongkong Berdarah Meksiko-Inggris ini Ingin Main di Liga 1

Berdasarkan data hingga paruh musim ini, Arif Satria tercatat telah tampil 1.260 menit, disusul Fahmi Al Ayyubi (936 menit), Birrul Walidain (839 menit) dan Ahmad Subagja Basith (770 menit).

Sementara itu terdapat beberapa pelatih lokal yang belum terlihat hasil kinerjanya karena baru ditunjuk pada saat musim berjalan.

Seperti Nil Maizar (PS Tira), Rahmad Darmawan (Mitra Kukar FC), Subangkit (Sriwijaya FC), Jafri Sastra (PSIS Semarang) dan Djajang Nurjaman (Persebaya Surabaya).

Bahkan dua nama terakhir belum sekalipun menjalani laga debut bersama klubnya masing-masing.

Jafri dan Djajang baru ditunjuk saat kompetisi memasuki jeda Asian Games 2018.(*)

"Pengetahuan pelatih lokal memang harus terus ditingkatkan, salah satu caranya adalah dengan mengikuti kursus-kursus kepelatihan," tandas Danurwindo.

Penulis: Ilham Mulyawan
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved