Pasis Sekso TNI KKDN di Sekretariat DPRD Sulsel

Mereka diterima langsung oleh Ketua DPRD Sulsel M Roem, Ketua Komisi B DPRD Sulsel Jamaluddin Jafar

Pasis Sekso TNI KKDN di Sekretariat DPRD Sulsel
HANDOVER
Perwira Siswa (Pasis) Dikreg XLV Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI) Tahun Ajaran 2018 menghadiri Kuliah Kerja Dalam Negeri di Sekretariat DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Selasa (4/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Perwira Siswa (Pasis) Dikreg XLV Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia (Sesko TNI) Tahun Ajaran 2018 menghadiri Kuliah Kerja Dalam Negeri di Sekretariat DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Selasa (4/8/2018).

Terlihat hadir langsung yang memimpin rombongan Wadan Sesko TNI Marsda TNI, Herry Irsal dengan jumlah peserta sebanyak 70 orang terdiri dari pimpinan dan staf 15 orang, pakar 1 orang, pasis 50 orang, serta pendukung berjumlah 4 orang.

Mereka diterima langsung oleh Ketua DPRD Sulsel M Roem, Ketua Komisi B DPRD Sulsel Jamaluddin Jafar dan legislator Gerindra Sulsel, Anas Hasan.

M Roem mengatakan DPRD Sulsel juga memperhatikan tenaga kerja asing di Sulsel.

"Di Sulsel, tidak seperti yang ada di Sulsel dengan menggunakan tenaga kerja asing, kalau di sini, ada tapi tidak besar, masih terkontrol dan masih bisa dikendalikan," kata Roem.

Roem mengatakan tenaga kerja asing baru digunakan untuk teknis.

"Ada investasi di beberapa sektor yang menggunakan TKA, tapi tidak banyak," katanya.

Ia juga mengatakan kewenangan pertahanan milik pemerintah pusat.

"Ke depan, memang perlu ada kebijakan masalah pertahanan, sehingga saat ada kebutuhan lebih maka sudah ada tentara," katanya.

Roem mengungkapkan perlu ada kebijakan nasional yang bisa menjadi payung. (*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved