Menteri Amran-PBNU Tanam Perdana Jagung di Lampung, Kegiatan Ini Serentak di Seluruh Indonesia

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama PBNU melakukan tanam perdana jagung Kabupaten Pringsewu, Lampung, Selasa (4/9/2018).

Menteri Amran-PBNU Tanam Perdana Jagung di Lampung, Kegiatan Ini Serentak di Seluruh Indonesia - menteri-pertanian-andi-amran-sulaiman_20180904_132744.jpg
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama PBNU melakukan tanam perdana jagung Kabupaten Pringsewu, Lampung, Selasa (4/9/2018) dengan melibatkan beberapa pesantren.
Menteri Amran-PBNU Tanam Perdana Jagung di Lampung, Kegiatan Ini Serentak di Seluruh Indonesia - menteri-pertanian-andi-amran-sulaiman_20180904_132828.jpg
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama PBNU melakukan tanam perdana jagung Kabupaten Pringsewu, Lampung, Selasa (4/9/2018) dengan melibatkan beberapa pesantren.
Menteri Amran-PBNU Tanam Perdana Jagung di Lampung, Kegiatan Ini Serentak di Seluruh Indonesia - menteri-pertanian-andi-amran-sulaiman_20180904_132913.jpg
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama PBNU melakukan tanam perdana jagung Kabupaten Pringsewu, Lampung, Selasa (4/9/2018) dengan melibatkan beberapa pesantren.

“Produksi ini meningkat 22,4 persen dibanding tahun sebelumnya. Alhasil, Indonesia tidak mengimpor jagung pada tahun 2017, bahkan telah ekspor ke berbagai negara. Tak hanya jagung, ekspor komoditas pertanian tahun 2017 naik 24 persen,” terang dia.

Padahal pada 2015, dikatakan Amran, Indonesia impor jagung 3,5 juta ton, tapi dengan digenjot program jagungisasi, impor 2016 turun 62 persen dan 2017 tidak ada impor jagung pakan ternak.

Di tahun 2018 ini, Indonesia sudah ekspor jagung ratusan ribu ton.

“Jika tidak ada Program Upaya Khusus, Indonesia akan impor 4 sampai 5 juta ton. Baru-baru ini, keberhasilan jagung kita diapresiasi Presiden Namibia, Hage Gottfried Geingob. Indonesia kini mampu swasembada pangan dan mengekspor jagung dengan sistem pengairan di area persawahan yang baik tanpa terpengaruh musim,” tuturnya.

Apresiasi Bupati Pringsewu

Bupati Pringsewu, Sujadi mengapresiasi program dan bantuan Kementan di antaranya berupa alat mesin pertanian, benih jagung dan padi.

Menurutnya, berbagai bantuan Kementan sangat bermanfaat bagi petani, sehingga Kabupaten Pringsewu sampai hari ini tetap swasembada pangan.

“Mari kita sambut dan sukseskan program Kementan sehingga pangan Indonesia terus tersedia,” sebutnya.

Terkait kerja sama Kementan dengan PBNU 2018, adapun bantuan benih jagung di Pringsewu sebanyak 45 ton untuk 3.006 ha yang nilainya mencapai Rp 1,9 miliar.

Kementan pun memberikan bantuan untuk Kabupaten Pringsewu berupa padi gogo 1.050 ha, traktor 2 roda 10 unit, pompa air 10 unit, cultivator 5 unit.

Selain itu, Kementan juga memberikan bantuan untuk Provinsi Lampung berupa bibit kopi robusta 830 ha sebanyak 830.000 batang, peremajaan kakao 270 ha dengan bantuan bibit 270.000 batang, rehabilitasi lada 1.125 ha bantuan bibitnya 900.000 batang dan rehabilitasi pala 200 ha bantuan bibitnya 12.000 batang. (*)

Editor: Sakinah Sudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help