Ini Kriteria Sumber Dana Kampanye Caleg di Pemilu 2019

Pembukaan buku rekening khusus untuk dana kampanye bisa dilakukan mulai 20 September.

Ini Kriteria Sumber Dana Kampanye Caleg di Pemilu 2019
sanovra/tribuntimur.com
Petugas KPU sulsel melakukan tahapan verifikasi administrasi terhadap daftar Bakal Calon Anggota DPRD. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan melarang calon legislatif (caleg) di semua tingkatan pada Pemilu 2019 membuka rekening dana kampanye atas nama pribadi.

Buku rekening dana kampanye harus atas nama partai politik.

“Sesuai aturan, caleg yang ingin membuka rekening kampanye tak boleh gunakan nama pribadi, harus nama parpol,” kata Komisioner Divisi Umum, Organisasi, dan Rumah Tangga KPU Sulsel Muhammad Asram Jaya di ruang kerjanya, Selasa (4/9/2018).

Terkecuali, rekening dana kampanye calon presiden dan wakil presiden boleh mengatasnamakan pribadi.

Asram menjelaskan, pembukaan buku rekening khusus untuk dana kampanye bisa dilakukan mulai 20 September.

Baca: KPU Sulsel: Caleg Tak Boleh Gunakan Rekening Pribadi untuk Dana Kampanye

Setelah itu, kata Asram, KPU menerima laporan awal dana kampanye (LADK) 22 September atau sehari sebelum dimulainya kampanye.

“Jadi parpol buka rekening dana kampanye. Disitu mereka (caleg) isi dana kampanyenya,” jelas Asram.

Mantan Ketua Forum Informasi dan Komunikasi Organisasi non-pemerintah (FIK-Ornop) Sulsel itu menegaskan, sumbangan dana kampanye untuk caleg maksimal Rp 25 miliar dan minimal Rp 2,5 miliar.

“Jadi ini berlaku untuk seluruh caleg, baik di tingkat DPR RI, provinsi, maupun kabupaten/kota. Ini berdasarkan Peraturan KPU tentang dana kampanye,” tegas Asram.

Halaman
12
Penulis: Abdul Azis
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved