Honorer Kecamatan Sesean Suloara Toraja Utara Laporkan Camatnya

Kepada TribunToraja.com, salahsatu honorer bernama Evi Tonapa mengatakan bahwa Camat Sesean Suloara dinilai tidak transparan

Honorer Kecamatan Sesean Suloara Toraja Utara Laporkan Camatnya
uang rupiah
ilustrasi uang

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Sejumlah tenaga honorer di Kecamatan Sesean Suloara, Kabupaten Toraja Utara, mengeluhkan sikap Camat Sesean Suloara, MD Rantetasak.

Kepada TribunToraja.com, salahsatu honorer bernama Evi Tonapa mengatakan bahwa Camat Sesean Suloara dinilai tidak transparan dalam mengelola anggaran.

"Sejak tahun 2017 sampai sekarang, kami setiap gajian tidak diberi tanda terima dan gaji diserahkan bukan di kantor," ujar Evi, Selasa (4/9/2018).

Bahkan, gaji honorer tahun 2017 masih belum terbayarkan selama tiga bulan, dan tahun 2018 baru tiga bulan terbayarkan serta uang makan tidak ada diterimanya.

Yakob, yang juga salahsatu honorer di kantor Camat Sesean Suloara mengatakan, ia pernah menerima gaji dari Rantetasak di pasar dan tidak ada penandatanganan tanda terima.

"Sejak tahun 2017 sampai sekarang administrasi keuangan sudah tidak lagi transparan, anggaran kue dan kopi saja sudah tidak ada, bahkan rapat musrembang pegawai kecamatan harus ke rumah anggota dewan untuk makan siang, padahal dalam DPA ada anggarannya," jelas Yakob.

Para tenaga honorer meminta agar Camat Sesean Suloara transparan, gaji tahun 2017 segera dibayar, dan harapannya Bupati Toraja Utara dan anggota dewan serius memperhatikan masalah tersebut.

Anggota DPRD Toraja Utara Komisi I, M T Parrangan menangapi itu dan segera menemui bupati agar gaji honorer di Kecamatan Sesean Suloara yang belum terbayar secepatnya dibayarkan dan anggaran harus transparansi.

"Kalau perlu camatnya dipindahkan saja, karena dilihat di DPA Kecamatan Sesean Suloara tahun 2018 ini, total uang makan saja itu mencapai 165 juta selama satu tahun, hingga Juni 2018 DPA pencairan sudah mencapai Rp 65 Juta," ucap M T Parrangan.

Camat Sesean Suloara, M D Rantetasak saat dikonfirmasi membantah jika gaji Honorer tahun 2017 belum terbayarkan, dan mengatakan uang makan diberikan sesuai kehadiran para honorer serta anggaran sementara proses pencairan.

"Bendahara kecamatan yang tahu pembayarannya dan gaji tenaga honorer tahun lalu sudah dibayar," tutup M D Rantetasak.

Penulis: Risnawati M
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help