Sekolahnya Disegel, Siswa SMPN 22 Bulukumba Belajar di Sini

Pasalnya, sekolah yang berada di Dusun Ganta, Desa Bonto Biraeng, Kecamatan Kajang, atau kurang lebih 24 kilometer dari pusat kota Bulukumba ini

Sekolahnya Disegel, Siswa SMPN 22 Bulukumba Belajar di Sini
firki/tribunbulukumba.com
SMPN 22 Bulukumba disegel warga. 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, KAJANG - SMPN 22 Bulukumba terpaksa harus meminjam ruangan sekolah dasar (SD) untuk melanjutkan proses belajar mengajar.

Pasalnya, sekolah yang berada di Dusun Ganta, Desa Bonto Biraeng, Kecamatan Kajang, atau kurang lebih 24 kilometer dari pusat kota Bulukumba ini disegel oleh pihak penggugat, Hj Andi Asiah (65), Kamis (30/8/2018).

Penyegelan tersebut akibat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba tak melakukan pembayaran ganti rugi lahan senilai Rp 3,8 miliar, setelah kalah dalam proses peradilan di Pengadilan Negeri (PN) Bulukumba.

Kepala Dinas Pendidikan Bulukumba, Ahmad Djanuaris menjelaskan, proses belajar mengajar tidak boleh berhenti, sehingga diberikan opsi untuk pinjam ruangan di sekolah lain.

"Penggugat bersikukuh untuk tidak membuka sekolah. Ia menuntut ganti rugi. Jadi sementara belajar di ruangan kelas SD dulu sambil menunggu hasil proses hukum," jelasnya.

Djanuaris menyayangkan aksi penyegelan tersebut, pasalnya proses hukum masih terus berjalan setelah Pemkab Bulukumba melakukan banding.

Hingga saat ini, kata dia, belum ada ketetapan hukum tetap terkait sengketa tersebut, sehingga penyegelan lahan tersebut seharusnya belum dapat dilakukan.

"Ini kan belum ada jalur ekseskusi dari pengadilan. Baru menang ditingkat pertama," pungkasnya.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help