DPRD Tengahi Polemik Koperasi TKBM Pelabuhan Parepare

Ketua Koperasi TKBM, Arsal mengaku, tidak ada pemecatan, hanya dimutasi dari Kepala Regu Kerja (KRK) menjadi buruh biasa.

DPRD Tengahi Polemik Koperasi TKBM Pelabuhan Parepare
tribun/Ali
Sejumlah mobil truk yang mengangkut barang yang melebihi kapasitas terlihat memasuki sebuah kapal di Pelabuhan Nusantara Parepare.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare turun tangan tengahi polemik Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Nusantara Parepare.

Hal ini menyusul adanya pergantian pengurus pasca terpilihnya ketua TKBM yang baru.

Ketua DPRD Parepare, Kaharuddin Kadir, Senin (3/9/2018), menjelaskan, pada dasarnya kehadiran koperasi, untuk memperbaiki status, dan supaya kesejahteraan buruh bisa tertolong, bukan justru terbalik.

"Kami tidak ingin ada persoalan ini terjadi di Parepare. Justru kita berkewajiban membina para buruh, jadi setelah pertemuan ini kami harap sudah menemukan solusi,"ungkap legislator Golkar ini.

Ia mengatakan Jika pun ada perubahan sistem, dan teknis dapat dilakukan secara perlahan-lahan dan berproses, tanpa harus ada yang merasa dikorbankan.

Ketua Koperasi TKBM, Arsal mengaku, tidak ada pemecatan, hanya dimutasi dari Kepala Regu Kerja (KRK) menjadi buruh biasa.

"Hal ini dilakukan karena kami ingin sistem dan manajemen kita lebih baik, sehingga dapat memberikan manfaat terhadap kesejahteraan para buruh,"jelas dia.

Penulis: Mulyadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help