Home »

Lutra

Bupati Indah Sebut Lahan Bersertifikat di Luwu Utara Masih Rendah

Untuk menangani persoalan itu, pemerintan daerah, telah melakukan berbagai upaya.

Bupati Indah Sebut Lahan Bersertifikat di Luwu Utara Masih Rendah
chalik/tribunluwu.com
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani didampingi Kepala Bappeda Luwu Utara Rusydi Rasyid dalam rapat GTRA-PTBD Kabupaten Luwu Utara dan Pemetaan Partisipatif Desa di Ruang Rapat Wakil Bupati Luwu Utara, Jl Simpurusiang, Masamba, Senin (3/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Persoalan pertanahan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, ternyata masih cukup besar.

Hal ini dibeberkan Bupati Indah Putri Indriani ketika menghadiri rapat koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria dan Penetapan Tapal Batas Desa (GTRA-PTBD) Kabupaten Luwu Utara dan Pemetaan Partisipatif Desa di Ruang Rapat Wakil Bupati Luwu Utara, Jl Simpurusiang, Masamba, Senin (3/9/2018).

Persoalan itu mencakup rendahnya lahan bersertifikat, tingginya alih fungsi lahan kawasan hutan, dan keberadaan tanah adat.

Untuk menangani persoalan itu, pemerintan daerah, telah melakukan berbagai upaya.

Misalnya identifikasi dan inventarisasi penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah, indentifikasi HGU yang habis masa berlakunya, dan indentifikasi tanah terlantar.

"Peningkatan cakupan bidang tanah bersertifikat dan publikasi tata batas kawasan hutan serta sosialisasi peraturan terkait tanah adat," tuturnya.

Rapat ini digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Luwu Utara dan dihadiri para kepala desa.(*)

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help