Tersangka Kasus ADD Desa Mattiro Bone 2016 Dibekuk di Makassar

Kita lacak ponselnya karena yang bersangkutan tidak penuhi panggilan untuk beri keterangan soal kasusnya.

Tersangka Kasus ADD Desa Mattiro Bone 2016 Dibekuk di Makassar
munjiyah/tribunpangkep.com
Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reskrim Polres Pangkep, Ipda Firman 

Laporan Wartawan TribunPangkep.com, Munjiyah Dirga Ghazali

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Reskrim Polres Pangkep akhirnya menangkap tersangka kasus Anggaran Dana Desa (ADD) Desa Mattiro Bone tahun 2016, Abd Rahman.

Kepada TribunPangkep.com, Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Reskrim Polres Pangkep, Ipda Firman mengatakan tersangka ditemukan setelah melacak ponselnya.

"Kita lacak ponselnya karena yang bersangkutan tidak penuhi panggilan untuk beri keterangan soal kasusnya," ujarnya di Mapolres Pangkep, Minggu (2/9/2018).

Tersangka diciduk disebuah rumah kontrakan di Jl Pandang Raya, Makassar, Sabtu (1/9/2018) sekitar pukul 04.00 Wita.

Baca: Tersangka Kasus Korupsi ADD 2016 Desa Mattiro Bone Sudah Diperiksa, Dicecar 90 Pertanyaan

Baca: Minta Kejelasan Kasus Korupsi, Masyarakat Desa Bolang Datangi Mapolres Enrekang

"Kita cari info dulu sama kerabatnya lalu ditelusuri, ternyata dia sembunyi di Makassar dan langsung kita amankan," ungkapnya. Ipda Firman menyebut, usai ditangkap Abd Rahman akan menjalani proses penahanan.

"Abd Rahman akan jalani proses pemberkasan yakni Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebagai tersangka. Secepatnya kita akan selesaikan berkasnya dan limpahkan ke Kejari," jelasnya.

Berdasarkan penyelidikan, total kerugian negara Rp 265 juta. Hal itu terkait dengan posisi Abd Rahman sebagai pelaksana tugas (Plt) kepala desa Mattiro Bone.(*)

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved