Prof Jasruddin: Kecerdasan Akademik dan Spiritual Mahasiswa UMI Seimbang

Pengembangan pendidikan saat ini harus mneuju pada daya sasaran berupa peningkatan kompetensi dan pengembangan nilai-nilai moral.

Prof Jasruddin: Kecerdasan Akademik dan Spiritual Mahasiswa UMI Seimbang
HANDOVER
Caption : Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah IX Sulawesi Prof Jasruddin, menjadi narasumber di pesantren kilat maba tahun akademik 2018/2019 Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, di pondok pesantren Darul Mukhlisin Padang Lampe Pangkep, Minggu (2/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Mahasiswa Baru (Maba) tahun akademik 2018/2019 angkatan IV Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menjalani pesantren kilat di pondok pesantren Darul Mukhlisin milik Yayasan Wakaf UMI di Padang Lampe, Kabupaten Pangkep, Minggu (2/9/2018).

Masing-masing mahasiswa yang sudah dibagi ke dalam kelompok tersebut akan menjalani wajib pesantren selama tiga hari dengan beragam suguhan materi dari  berbagai narasumber.

Di antaranya, Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah IX Sulawesi Prof Jasruddin.

Prof Jasruddin menyebutkan, pengembangan pendidikan saat ini harus mneuju pada daya sasaran berupa peningkatan kompetensi dan pengembangan nilai-nilai moral.

Baca: Peminat Fakultas Sastra UMI Meningkat Tahun Ini

"Untuk membangun kultur akademik menjadi universitas unggulan harus memiliki kemandirian, modal insani berkualitas, infrastruktur berkualitas, program berkualitas, dan akuntabilitas,"kata Prof Jasruddin dalam siaran persnya.

Mahasiswa UMI, kata Prof Jasruddin, sudah memiliki nilai-nilai moral, karena dari awal mereka masuk di UMI sudah disambut dengan kegiatan pesantren kilat selama tiga hari dua malam.

Kemudian dilanjutkan dengan pencerahan qalbu selama sebulan di pesantren Darul Mukhlisin UMI.

Inti kegiatan tersebut kata Prof Jasruddin adalah menanamkan nilai-nilai moral kepada mahasiswa UMI.

Sehingga mahasiswa UMI yang pulang dari pesatren sudah mencerminkan nilai-nilai keislaman dan nilai-niiai moral pada dirinya.

Baca: Gegara Akreditasi, Pendaftar Maba UMI Fakultas Hukum Membeludak Tahun Ini

"Sekarang ini kecerdasan dengan IPK tinggi belum menjamin seseorang bisa sukses, tetapi harus memiliki perpaduan sikap, keterampilan dan pengetahuan untuk menghasilkan produk,"tambah Prof Jasruddin.

"Berbahagialah sebagai mahasiswa UMI, karena UMI masuk dalam 100 perguruan tinggi terbaik di Indonesia, berada pada perguruan tinggi yang unggul maka alumni yang dihasilkan UMI sudah memiliki daya saing, dan jangan takut bersaing,"tambah mantan Direktur Pascasarjana UNM tersebut.

Prof Jasruddin didampingi Wakil Rektor V Bidang Kerjasama Prof Dr H Hatta Fattah dan Dekan Fakultas Sastra UMI Prof Dr H Basri Dalle sebagai moderator.(*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help