Tim T4P Polres Bantaeng Ciduk DPO Curanmor Saat Transaksi

Tetapi DD telah diamankan lebih dulu oleh Mapolres Bulukumba atas kasus serupa, yang dilakukan di wilayah hukum setempat.

Tim T4P Polres Bantaeng Ciduk DPO Curanmor Saat Transaksi
Edi Hermawan/TribunBantaeng.com
Tim Tindak Tegas Terukur Terpercaya Professional (T4P) Polres Bantaeng menciduk DPO pencurian motor (curanmor), SA, di Kampung Tanetea, Desa Kassi-Kassi, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Sabtu (1/9/2018) pukul 3.00 Wita. 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Tim Tindak Tegas Terukur Terpercaya Professional (T4P) Polres Bantaeng menciduk DPO pencurian motor (curanmor), SA, di Kampung Tanetea, Desa Kassi-Kassi, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Sabtu (1/9/2018) pukul 3.00 Wita.

Penangkapan dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Bantaeng, Iptu Asian Sihombing sesuai laporan masyarakat dengan nomor : LP/ 278 /IX/2018/SSL/RES.BTG, tertanggal 31 Agustus 2018.

Polisi mengawali penyelidikannya di Desa Kaloling, Kecamatan Gantarangkeke, Bantaen. Atas sejumlah kasus pencurian motor di wilayah hukum Polres Bantaeng.

Polisi mendapatkan informasi bahwa pelaku salah satu kendaraan bermotor jenis Yamaha Mio Soul GT adalah pria berinisial SA dan DD.

Tetapi DD telah diamankan lebih dulu oleh Mapolres Bulukumba atas kasus serupa, yang dilakukan di wilayah hukum setempat.

Sehingga target buruan Polisi adalah SA yang pada akhirnya cercium lokasi keberadaannya dan diketahui bakal penjualan barang hasil curian berupa Handphone.

Setelah berhasil diciduk, pelaku pun digiring ke Mapolres Bantaeng untuk diinterogasi.

Hasilnya, pelaku mengakui kerap melancarkan aksinya, termasuk di Kaloling, Campaga, serta sejumlah wilayah di Bulukumba.

Dia juga mempreteli kendaraan, dengan membongkar sejumlah sisi body motor untuk menghilangkan jejak.

Selain polisi mengamankan SA, diamankan pula satu unit sepeda motor bermerek Jupiter dan beberapa onderdil sepeda motor lainnya.

Kapolres Bantaeng, AKBP Adip Rojikan menjelaskan bahwa keberhasilan penangkapan itu merupakan bantuan dari Allah SWT, serta kerjasama yang baik antara masyarakat dan Polri.

"Olehnya, mari kita terus mencegah kejahatan agar tidak terjadi, serta selalu meningkatkan kewaspadaan," ujarnya.

Tersangka juga dijerat dengan pasal 363 KUHAP dengan ancaman kurungan tujuh tahun penjara.

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved