Presiden Namibia Undang Mentan Bantu Kelola Pertanian Afrika Barat Daya  

Geingob menggelar lawatan kenegaraan ke Indonesia, sejak Kamis (30/8/2018)

Presiden Namibia Undang Mentan Bantu Kelola Pertanian Afrika Barat Daya   
HANDOVER
Presiden Namibia, Hage Gottfried Geingob (71), mengundang Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (49) untuk datang melihat dan memberi masukan perihal pembangunan sektor pertanian dan pengelolaan air di negara berpenduduk 2,8 juta jiwa itu. 

JAKARTA, TRIBUN -- Presiden Namibia, Hage Gottfried Geingob (71), mengundang Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (49) untuk datang melihat dan memberi masukan perihal pembangunan sektor pertanian dan pengelolaan air di negara berpenduduk 2,8 juta jiwa itu.

 Undangan Geingob dia sampaikan kala mentan mengantar presiden negara termuda di Afrika itu ke Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Sabtu (1/9/2018) siang.

 Geingob menggelar lawatan kenegaraan ke Indonesia, sejak Kamis (30/8/2018). 

Eks pimpinan tertinggi Organisasi Rakyat Afrika Barat daya (SWAPO) dijemput Presiden Jokowi, bertemu dengan sejumlah menteri di Istana Bogor serta kunjungan historis ke Museum Konferensi Asia-Afrika di Bandung. 

"Kebetulan saya dapat mandat dari Istana melepas Pak Presiden hingga ke tangga pesawat kenegaraan Namibia," ujar Mentan kepada Tribun, Sabtu (1/9/2018).

 Mentan menyebut akan memenuhi undangan kenegaraan itu tahun depan, dan akan membawa sejumlah tenaga ahli, dan cetak biru pengelolaan infrastruktur pangan.

"Tuan Presiden amat tertarik dengan program pengelolan air hujan dan hearthland serta 

rainwater harvesting system di Indonesia yang bisa memajukan sektor pertanian," ujar Mentan.

 Didampingi Menteri Pertanian, Air dan Hutan Namibia Alpheus !Naruseb, presiden memuji keberhasilan mentan meningkatkan produktivitas jagung petani rakyat Indonesia untuk menjadi komoditas ekspor andalan.

 "Pak Presiden menyebut, meski penduduknya 260 juta, dan penduduk menyebar di 11 main land, tapi Indonesia bisa kelola pertanian, surplus pangan dan ekspor jagung dan  ternak," ujar mentan yang memaparkan program pangan indonesia dalam bahasa Inggris.

Halaman
12
Penulis: Thamzil Thahir
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved