Ditawari Masuk TNI atau Polri Usai Torehkan Medali Perak di Asian Games 2018, Ini Jawaban Ramlah

Tawaran itu disampaikan langsung Kapolda Sulawesi Barat dan Dandim 1418 Mamuju.

Ditawari Masuk TNI atau Polri Usai Torehkan Medali Perak di Asian Games 2018, Ini Jawaban Ramlah
nurhadi/tribunsulbar.com
Atlet dayung putri asal Desa Bambu, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, yang berhasil menyumbangkan medali perak di Ajang Asian Games 2018 kebanjiran apresiasi saat tiba di kampung halamannya. 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Atlet dayung putri asal Desa Bambu, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, yang berhasil menyumbangkan medali perak di Ajang Asian Games 2018 kebanjiran apresiasi saat tiba di kampung halamannya.

Selain mendapat akan mendapat bonus hingga ratusan juta dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah, Ramlah juga mendapat tawaran untuk menjadi anggota TNI dan Polri.

Tawaran itu disampaikan langsung Kapolda Sulawesi Barat dan Dandim 1418 Mamuju.

Bahkan, Kapolda Sulawesi Barat Brigjen Pol Baharuddin Djafar meminta kesediaan Ramlah untuk hadir di Mapolda pada Senin 3 September, jika menerima tawaran untuk jadi anggota Polri.

Baca: Dua Atlet Sulsel Ikut Sumbang Emas di Cabang Sepak Takraw Asian Games 2018

Tawaran tersebut disampaikan jenderal polisi bintang satu itu, di acara pelantikan Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Mamuju di kompleks rumah adat, yang juga dihadiri Ramlah, Sabtu (1/9/2018) siang tadi.

Ditemui disela-sela pelantikan tersebut, Ramlah, langsung menanggapi serius dua tawaran dari pimpinan istitusi penjaga keamanan negara tersebut.

Ramlah mengaku lebih tertarik dengan tawaran Kapolda Sulawesi Barat, untuk bergabung menjadi anggota Polwan. "Saya tertarik untuk jadi polisi kak," ucap Ramlah sambil tersenyum.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved