Biadap! Petani di Luwu Ini Setubuhi Anak Tirinya Sejak Kelas 4 SD

Lanjut Faisal, pada saat terakhir dicabuli, DR mengaku dicabuli di kebun cengkeh yang terletak di Dusun Mattirowali, Desa Sampano.

Biadap! Petani di Luwu Ini Setubuhi Anak Tirinya Sejak Kelas 4 SD
desy/tribunluwu.com
IB (39), dibekuk Unit Resmob Polres Luwu, Kamis (30/8/2018) malam, karena dilaporkan menyetubuhi anak tirinya. 

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, Desy Arsyad

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Petani di Desa Sampano, Kecamatan Larompong Selatan, Luwu, Sulawesi Selatan, IB (39), dibekuk Unit Resmob Polres Luwu, Kamis (30/8/2018) malam, karena dilaporkan menyetubuhi anak tirinya.

Kepala polisi, IB mengakui telah melakukan perbuatan bejatnya itu sejak anak tirinya, DR (14), duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

"Hasil interogasi IB mengaku melakukan perbuatan menyetubuhi anak tirinya kurang lebih sudah empat tahun, sejak si DR ini masih kelas 4 SD dan baru saat ini dilaporkan," ujar Kasat Reskrim Polres Luwu, Jumat (31/8/2018).

Sebelumnya, IB dibekuk atas dasar laporan polisi nomor LP / 205 / VIII / 2018 / Polda Sulsel / Res Luwu / SPKT, tgl 30 Agustus 2018.

"Jadi sesuai dengan laporan pengaduan DR bahwa dirinya telah disetubuhi oleh pelaku yang merupakan bapak tirinya beberapa kali. Dan terakhir DR mengaku disetubuhi pada 27 Agustus 2018 sekitar pukul 11.00 Wita," ujar Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam, Jumat (31/8/2018).

Lanjut Faisal, pada saat terakhir dicabuli, DR mengaku dicabuli di kebun cengkeh yang terletak di Dusun Mattirowali, Desa Sampano.

"Pelaku kami tangkap di rumah Kepala Desa Sampano, sesuai informasi dan hasil penyelidika yang anggota dapatkan di lapangan," tandasnya.

Kini pelaku IB diamankan di Mapolres Luwu guna penyelidikan lebih lanjut, di Jl Merdeka Selatan, Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa, Luwu.

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved