Wabup Luwu Hadiri Sosialisasi Penyusunan Dokumen Kajian Resiko Bencana

Sementara itu, Amru Saher dalam sambutannya mengatakan melalui sosialisasi ini dapat memberikan kontribusi dalam pencegahan

Wabup Luwu Hadiri Sosialisasi Penyusunan Dokumen Kajian Resiko Bencana
desy/tribunluwu.com
Wakil Bupati Luwu, Amru Saher, menghadiri kegiatan sosialisasi penyusunan dokumen kajian risiko bencana dan pengurangan resiko bencana di Kabupaten Luwu, di aula Bappeda, Jl Jenderal Sudirman, Kompleks Perkantoran Pemkab Luwu, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Luwu, Kamis (30/8/2018) siang. 

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, Desy Arsyad

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Wakil Bupati Luwu, Amru Saher, menghadiri kegiatan sosialisasi penyusunan dokumen kajian risiko bencana dan pengurangan resiko bencana di Kabupaten Luwu.

Kegiatan berlangsung di aula Bappeda, Jl Jenderal Sudirman, Kompleks Perkantoran Pemkab Luwu, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Luwu, Kamis (30/8/2018) siang.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh staf ahli PT Krida Laras BNBP pusat, Heru Pambudi, yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Luwu.

Pelaksana tugas BPBD Luwu, Lukman P mengatakan, tujuan kegiatan tersebut bertujuan untuk mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh bencana alam dan pemetaan daerah rawan bencana di Kabupaten Luwu.

"Kegiatan ini diharapkan memberikan pamahaman terkait penyusunan risiko bencana di Kabupaten Luwu, sehingga diketahui daerah mana yang rawan bencana," ujar Lukman.

Sementara itu, Amru Saher dalam sambutannya mengatakan melalui sosialisasi ini dapat memberikan kontribusi dalam pencegahan bencana di Kabupaten Luwu.

"Kajian risiko terhadap bencana merupakan salah satu langkah penanganan bencana, dimana bisa menentukan daerah rawan bencana dikabupaten Luwu. Semoga dengan sosialisasi ini bencana yang sering terjadi di Kabupaten Luwu yaitu banjir, dan juga tanah longsor yang terjadi di Bastem dan Latimojong, bisa teratasi," ucap Amru Saher.

Untuk diketahui, Kabupaten Luwu memiliki geografis daerah pegunungan dan dataran rendah yang rawan terjadi bencana tanah longsor dan banjir.

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help