VIDEO: Walhi Minta Aktivitas Tambang di Sungai Bila Sidrap Dihentikan

Walhi Sulsel juga mendesak Polres Sidrap dan Pemkab Sidrap melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait rusaknya lingkungan.

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, Amiruddin

TRIBUNSIDRAP.COM, PITU RIASE - Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulawesi Selatan (Sulsel), Muhammad Al Amin meminta aktivitas tambang di aliran Sungai Bila, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, dihentikan.

Pasalnya, menurut Walhi Sulsel, Sungai Bila saat ini telah mengalami kerusakan, akibat adanya aktivitas penambangan di wilayah aliran sungai itu.

Walhi Sulsel juga mendesak Polres Sidrap dan Pemkab Sidrap melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait rusaknya lingkungan di sekitar aliran Sungai Bila, serta beroperasinya pengusaha tambang yang tidak berizin.

"Sungai Bila saat ini sudah mengalami kerusakan. Bentuk sungai juga mengalami perubahan seperti luas, kedalaman, dan lahan warga di sekitar sungai mengalami pengikisan akibat aktivitas tambang ini," kata Muhammad Al Amin.

Selain itu, kata dia, warga sekitar aliran Sungai Bila saat ini juga kesulitan memperoleh air bersih, sehingga harus mengebor sumur yang lebih dalam.

Simak videonya:(*)

Penulis: Amiruddin
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help