Maqbul Halim Diantar Istri saat Masuk Sel Kejari Makassar

Istri Maqbul Halim tetap setia mengantar suaminya dimasukkan dalam sel tahanan Kejaksaan Negeri Makassar.

Maqbul Halim Diantar Istri saat Masuk Sel Kejari Makassar
HASAN BASRI
Penyidik Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menyerahkan barang bukti dan tersangka Maqbul Halim ke Kejaksaan Negeri Makassar, Kamis (30/08/2018). 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Istri tersangka kasus dugaan ujaran kebencian bernuansa SARA, penghinaan dan atau pencemaran nama baik pada media sosial (Medsos), Maqbul Halim tetap setia mengantar suaminya dimasukkan dalam sel tahanan Kejaksaan Negeri Makassar.

Maqbul dimasukan dalam sel Kejari Makassar Jl Amanagappa, Kecamatan Ujung Pandang tidak jauh dari Pengadilan Negeri beberapa menit setelah proses penyerahan tahap dua barang bukti dan tersangka dari Polda Sulsel, ke Kejaksaan, Kamis (30/08/2018) berlangsung.

Tidak hanya Istrinya, beberapa pengacara Maqbul Halim turut hadir dalam proses tahap dua berlangsung. Pengacara Maqbul yang sekitar tiga orang dipimpin langsung oleh Ahmad Rianto dan Abdul Azis.

Baca: Maqbul Halim Langsung Masuk ke Sel Kejari Makassar

Penyidik Polda Sulsel menyerahkan barang bukti dan tersangka Maqbul Halim ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaaan Negeri Makassar, setelah berkas perkara tersangka dinyatakan lengkap dan layak untuk disidangkan.

Sebelumnya, Maqbul juga sempat menjalani penahanan di Markas Polda Sulsel Jl Perintis Kemerdekaan. Maqbul Hali ditahan kurang lebih satu bulan pasca ditetapkan sebagai tersangka.

Maqbul terseret dalam kasus ini ketika dirinya menjabat sebagai juru Bicara atau Panglima Squadron pasangan mantan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Danny Pomanto -Indira Mulyasari (DIAmi), beberapa bulan lalu.

Hasil penyidikan Kepolisian, Maqbul dinyatakan terbukti melanggar pasal tentang dugaan ujaran kebencian bernuansa SARA, penghinaan dan atau pencemaran nama baik pada media sosial (Medsos) terhadap sejumlah tokoh nasional di Sulsel.(*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help