Elpiji 3 Kg Langka di Bulukumba, Agen Salahkan Pengecer

Agen tabung elpiji di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, mengeluhkan kenaikan harga akhir-akhir ini.

Elpiji 3 Kg Langka di Bulukumba, Agen Salahkan Pengecer
HANDOVER
Agen Elpiji di Bulukumba, Sulsel. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Agen tabung elpiji di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, mengeluhkan kenaikan harga akhir-akhir ini.

Ditambah lagi, banyak konsumen yang menggunakan elpiji bersubsidi itu untuk kebutuhan komersil.

"Banyak pengguna yang ikut gunakan tabung elpiji itu termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) padahal tabung gas isi ukuran tiga kilogram ini diperuntukkan untuk warga kurang mampu," kata seorang karyawan agen Elpiji, Juliani, di Caile, Kamis (2018/2018).

Agen itu menyiapkan tabung berukuran 5,5 kiligram hingga 12 kilogram.

Baca: Warga Keluhkan Angkot yang Mangkal di Jalan Melati Bulukumba

Dia menjual Elpiji 3 Kg seharga Rp 15,500. 

Sementara harga di tingkat pengecer di Bulukumba mulai Rp 18 ribu hingga Rp 25 ribu per tabung.

Menurut Juliani, pihak pengecer memperjualbelikan elpiji subsidi kepada warga mampu.

Elpiji 3 Kg mulai langka dan mahal di Bulukumba sejak lebaran Idulfitri.

Kabupaten Bulukumba hanya mendapat kuota tabung gas isi tiga kilogram sebanyak 7.200 biji lebih.(*) 

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved