Cerita Aji Bangkit Pamungkas, Anak Penjual Air Galon Peraih Medali Emas Pencak Silat Asian Games

Pasangan Agus Widodo dan Anis Nurul Laili tak menyangka anak bungsunya, Aji Bangkit Pamungkas dapat menyumbangkan emas

Cerita Aji Bangkit Pamungkas, Anak Penjual Air Galon Peraih Medali Emas Pencak Silat Asian Games
KOMPAS.COM/DOK PRIBADI BANGKIT
Atlet pencak silat asal Ponorogo yang meraih medali emas Asian Games, Aji Bangkit Pamungkas (dua dari kanan) bersama ayahnya, Agus (dua dari kiri) dan dua kakaknya usai bertanding melawan pesilat asal Singapura. 

"Bobotnya terlau over sehingga sulit mencari lawan. Tapi saya bersyukur dia tidak patah semangat, tetap latihan. Para pelatihnya yang melihat potensi Bangkit luar biasa tak henti-hentinya memberi motivasi," ungkap Agus.

Berangkatkan haji orangtua

Tentang janji Bangkit setelah mendapatkan bonus akan memberangkatkan haji orangtuanya, Agus bersyukur.

Menurutnya, Bangkit tak lupa kepada orangtua saat sukses. Apalagi, ia dan istrinya sudah memimpikan naik haji dan umrah. 

Tak hanya itu, prestasi Bangkit membantu banyak bagi keluarganya.

Dari hasil jualan isi air ulang rupanya belum mencukupi untuk membiayai kuliah satu kakaknya. 

Untuk membayar kuliah kakak Bangkit, Agus harus menggadaikan sertifikat dan berhutang.

Namun setelah Bangkit masuk Pelatnas, ia dapat membantu membayar biaya kuliah kakaknya di Universitas Sebelas Maret (UNS).

"Saya terharu karena itu," kata Agus sambil menangis tersedu-sedu.

Agus bercerita, sejatinya kakak Bangkit yang kuliah di UNS juga beprestasi di bidang pencak silat.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help