Berkas Lengkap, Berkas Ketua Koperasi Agung Lestari Segera Diserahkan ke Pengadilan

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cabang Kejaksaan Negeri Pelabuhan Makassar mengagendakan pelimpahan berkas perkara dan tersangka ke Pengadilan Tipikor

Berkas Lengkap, Berkas Ketua Koperasi Agung Lestari Segera Diserahkan ke Pengadilan
Ketua Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Agung Lestari, Rudianto, diperiksa di Kejari Makassar 

Laporan wartawan Tribun Timur, Hasan Basri

TRIBUN - TIMUR.COM, MAKASSAR - Berkas perkara tersangka kasus dugaan korupsi dana bantuan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (LPDB - KUMKM) Kementerian Koperasi, Rudianto telah dinyatakan lengkap atau P21.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cabang Kejaksaan Negeri Pelabuhan Makassar mengagendakan pelimpahan berkas perkara dan tersangka ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar untuk diadili.

"Berkas sudah P21 dan tahap dua penyerahan tersangka dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum telah kita lakukan," kata Kepala Cabang Kejari Pelabuhan Makassar, Andi Irfan.

Andi Irfan berjanji setelah proses tahap dua ini bakal dilimpahkan segera ke Pengadilan untuk proses persidangan paling lambat 20 hari terhitung semenjak proses tahap dua berlangsung.

Baca: Tolak Tuntutan Jaksa, 40 Lembar Berkas Pembelaan Terdakwa Penculikan Balita Dibacakan di Pengadilan

"Insya Allah minggu depan kita limpahkan, karena kita mau dulu perbaiki dan rampungkan dakwaan," janjinya.

Rudianto merupakan Ketua Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Agung Lestari.

Rudianto dalam perkara ini tidak sendiri.

Cabang Kejari Pelabuhan sebelumnya telah menetapkan Pengawas Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Agung Lestari, Suwondo dan sudah divonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar.

Kedua terseret dalam kasus ini berawal pada 05 Februari 2013 Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Agung Lestari di Kota Makassar mengajukan permohonan modal kerja untuk mendapatkan bantuan pinjaman dana bergulir atau bantuan permodalan.

Baca: Korupsi Dana Kementerian Rp 1,4 M, Ketua KSP Agung Lestari Terancam 20 Tahun Penjara

Permohonan itu diajukan ke Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Dan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (LPDB-KUMKM) Kementerian Koperasi. Dimana Koperasi ini awalnya bernama KSU Kopermas Bilawaya lalu diubah menjadi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Agung Lestari.

Permohonan itu kemudian dikabulkan dan menyetujui pinjaman tersebut dan telah mentransfer bantuan pinjaman dana bergulir ke rekening Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Agung Lestari sebesar Rp. 2 M

Namun bntuan pinjaman dari LPDB KUMKM yang diterima tersebut tidak disalurkan sesuai peruntukannya. Seharusnya dana itu disalurkan kepada nasabah/anggota koperasi yang terdapat di dalam daftar definitif. (san)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved